Litani Derita Dinkes Flotim: Dari Ruangan Sesak Hingga Obat Kadaluarsa yang Kian Membukit

Wakil Bupati ketika memeriksa isi dalam ruangan bagian keunagan pada Dinkes Flotim Kamis (19/07). Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli akhirnya ‘terpaksa’ menghabiskan waktu dua jam untuk mendengar dan menyaksikan langsung kenyataan  ‘derita’ yang dialami warga Dinas Kesehatan Flores Timur, Kamis (19/7).

Maksud utama memantau pemeriksaan urine warga dinkes Flotim dalam giat bebas narkoba di Flotim,Wabup Agus Boli akhirnya harus menjejali kakinya untuk memantau seluruh isi dalam ruangan dinkes termasuk gudang penyimpanan obat kadaluarasa pasca dirinya mendengar secara langsung pembeberan dari beberapa Kepala Bidang dan Bagian Dinkes akan kenyataan yang sedang mereka hadapi.

“Ruangan kami sangat sesak,Pak Wakil Bupati! Sesak karena  ukurannya kecil atau karena bertambah jumlah tenaga kontrak sini? Bila  sesak karena faktor tenaga kontrak, ya tolong segera disebarkan untuk memperkuat puskesmas.Sederhana saja.Namun bila sesak karena ukuran,ya mari kita lihat,” ujar Wabup Agus Boli dalam dialognya seraya masuk memeriksa seluruh ruangan Dinkes Flotim.

Menyalami staf di setiap ruangan dengan ramah,sambil berdialog, Wabup berusaha menajamkan seluruh indranya untuk menangkap keseluruhan litani yang dialami warga Dinkes Flotim itu termasuk ketika tiba di gudang penampung obat kadaluarsa dan ruangan farmasi.

“Terkait timbunan obat-obat kadalurasa ini, sebagaimana dijelaskan tadi pernah diusulkan dana pemusnahannya tapi ditolak oleh DPRD karena terbentur pada metode pemusnahannya.Metode apa,masih dicari-cari. Justru setelah melihat secara langsung situasi ini maka harus segera disikapi.Saya minta Dinkes untuk segera melakukan tela’an termasuk metode serta hitungan anggarannya.Buatlah RKA untuk urusan ini.Karena timbunan obat-obat kadaluarsa ini potensi bahayanya sangat besar. Oleh karena itu harus segera dimusnakan. Komit, akan dimusnakan dengan anggaran APBD 2019,” tegas Agustinus Payong Boli.

Terkait pemusnahan obat kadaluarsa dinkes Flotim, terakhir dilaksanakan pada tahun 2010. Kini timbunan obat-obat itu kian membukit dan menebarkan aroma khas perobatan yang tajam menyengat, dan senantiasa tercatat dalam nominal aset daerah. (Emnir)

Editor :Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment