Miliki Shabu Hanya 0,07 gram , Doni Lestari Divonis 1 Tahun 10 Bulan Penjara

Terdakwa Doni Lestari yang divonis 22 bulan oleh hakim PN Denpasar. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Pria asal Banyuwangi bernama Doni Lestari (32) benar-benar bernasib apes. Bagaimana tidak hanya dengan barang bukti Narkotika yang tidak banyak yaitu 0,07 dia divonis hukuman 1 tahun 10 bulan (22 bulan).

Tanpa berbuat banyak, Doni langsung menerima begitu saja dan berjanji tidak lagi untuk mengkonsumsi barang haram tersebut. Majelis hakim menyatakan terdakwa Doni terbukti sebagai penyalahgunaan Narkotika untuk dirinya sendiri.

“Putusannya sesuai apa yang diajukan tuntutan jaksa 1 tahun 10 bulan. Bagaiaman sodara terdakwa menerima atau gimana?” tanya hakim yang dijawab hanya menganggukkan kepala penuh pasrah oleh Doni.

Diketahui sebelumnya Doni dituntut oleh Jaksa Ni Luh Wayan Adhiantari dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 10 bulan penjara.

Jaksa Adhiantari dalam amar tuntanya menyatakan terdakwa yang tinggal di Jalan Kwanji Kelod, Sempidi, Badung itu terbukti tanpa hak menyalahgunakan Narkotika untuk dirinya sendiri.

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI. Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Diketahui pula, terdakwa ditangkap polisi pada hari Jumat tanggal 23 Februari 2018 di Jalan Cokroaminoto No 47 Denpasar.

Dijelaskan pula, sebelum terdakwa ditangkap, terdakwa dihubungi oleh orang yang bernama Kadek Jo (belum tertangkap) dan ajak untuk mengkonsumsi sabu. Kemudian Kadek Jo meminta kepada terdakwa untuk mengambil tempelan sabu di Jalan Nangka Utara.

Kemudian terdakwa berangkat dan mengambil sabu yang dimaksud. Sabu itu disimpan di sebuah botol sirup.Setelah mengambil sabu tersebut, terdakwa pergi ke salah satu klinik di Jln Cokroaminoto No. 147 untuk mengantar tetangganya berobat.

Sampai di klinik, terdakwa langsung membuka botol yang diambil tadi dan mengambil sebuah plastik klip yang berisi sabu itu dan serta menyimpan disaku jaketnya. Namun sayang saat itu langsung diringkus oleh polisi. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment