Impor 386,41 Gram Hasish , Bule Rusia Divonis 5 Tahun Penjara

Terdakwa Andrei Tobolin bersama penerjemahnya, Pino Bahari sebelum menjalani sidang dengan agenda vonis. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Bule Rusia bernama Andrei Tobolin yang ketangkap basah membawa Narkotika jenis hasish seberat 386,41 gram dari luar negeri, Kamis (17/7) kemarin hanya divonis 5 tahun penjara.

Putusan majelis hakim itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Dewa Ngurah Saatradi yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 7,5 tahun.

Majelis hakim dalam amar putusnya menyatakan terdakwa yang didampingi pengacara Maya Arsanti itu terbukti bersalah tanpa hak memproduksi, mengimpor, mengekspor, atau menyalurkan Narkotika Golongan I.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dengan Pasal 113 ayat (3) UU RI Nomer 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun,”sebut hakim dalam amar putusnya.

Selain itu majelis hakim juga menganjar terdakwa dengan pidana denda Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama tiga bulan.

Seperti diketahui, dalam dakwaan yang dibacakan dimuka sidang terungkap, terdakwa ditangkap pada tanggan 14 Januari 2018 sikira pukul 11.30 Wita di terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai, Tuban, Bali.

Terdakwa ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana memproduksi, mengimpor, mengekspor Narkotika golongan I jenis hasish sebarat 389,14 gram broto.

“Benar memang dalam hal ini masuk dalam katagori mengimpor. Tetapi narkoba yang dibawanya untuk dikonsumsi sendiri,” beber Jaksa dari Kajati Bali ini.

Dalam dakwaam terungkap bahwa pada tanggal 14 Januari 2017 terdakwa berangkat dari Katmandu, Nepal dengan menumpang pesawat Malindo Air dengan tujuan, Denpasar, Bali.

Saat itu terdakwa dibawa ke RS BIMC di Jln. Bypass Ngurah Rai untuk dilakukan Rontgen/CT Scan. Dari hasil Rontgen/CT Scan tersebut ditemukan benda yang mencurigakan didalam saluran pencernakan terdakwa.

Atas temuan itu, selanjutkan dilakukan upaya pengeluaran terhadap benda tersebut dengan memberi obat pencahar kepada terdakwa.

Tidak lama kemudian dari lubang anus terdakwa keluar plastik bening yang didalamnya berisikan Narkotika jenis hasish sebayak 63 bungkas.

“Setelah dilakukan penimbangan terhadap Hasish tersebut beratnya mencapai 386,41 gram,”pungkas Jaksa. (pro)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment