Menginap di Hotel Tidak Bayar, Bule Kere Asal Rusia Dipenjara Enam Bulan

Denpasar/BaliNewsNetwork– Sodel Pavel (41), bule kere (miskin) asal Rusia ini, Kamis (12/7) dijatuhi hukuman enam bulan penjara atas perbuatannya makan dan menginap di hotel tidak bayar.

Human yang dijatuhkan majelis hakim pimpinan Ketut Suarta ini lebih ringan dua bulan dari tuntututan Jaksa Penuntut Umum (JPU) G.A Surya Yunita yang pada waktu yang sama menuntut hukuman 8 bulan pidana penjara.

“Menjatuhka hukuman kepada terdekat dengan pidana penjara selama enam bulan,”sebut Hakim Suarta dalam amar putusnya.”Bagiamana apakah terdakwa terima,”tanya hakim yang dijawab iya oleh terdakwa.

Majelis hakim dalam amar putusnya menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagai mana diatur dalam Pasal 379 a KUHP.

Pada dakwaan sebelumnya, terdakwa yang ditangkap di Hotel Tusita Hotel itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana membeli barang untuk tujuan memiliki atau memperoleh barang dengan tidak melakukan pembayaran penuh.

Ditangkapnya terdakwa berawal saat dirinua cek in di Tusita Hotel pada tanggal 9 Meret 2018 dan menempati kamar no 102.

Saat hendak menginap, pertugas di bagian Front Office (kantor depan) meminta terdakwa untuk membayar uang deposit (uang jaminan).

“Tapi terdakwa tidak membayar dengan alasan tidak memiliki uang tunai dan terdakwa berjanji akan membaya besok siangnya,”ungkap jaksa.

Besoknya, karyawan Hotel kembali meminta uang deposit sesuai dengan janjinya, tetapi terdakwa tetap tidak membayar dan beralasan kartu ATM miliknya bermasalah.

Lagi-lagi terdakwa berjanji akan membayar pada saat cek out (keluar) yaitu tanggal 15 Maret 2018 sekira jam 1200 Wita.

Janji tinggal janji, pada saat cek out terdakwa tidak membayar dengan alasan yang sama. Karena terdakwa tidak membayar, pihak hotel mengeluarkan barang-barang milik terdakwa dari kamar dan meminta passport milik terdakwa sebagai jaminan.

Kejadian yang sama terulang di Pool Bar di Jalan Pantai Kuta Kelurahan Legian Kecamatan Kuta. Awalnya terdakwa datang dan duduk di Pool Bar. Tidak lama kemudian datang karyawan Pool Bar  dan memberikan daftar menu makanan lengkap dengan harganya.

Terdakwa lalu makan dan minum ditempat ini. Saat hendak membayar, terdakwa mengeluarkan kartu kredit dan kartu ATM.

Perbutan terdakwa pun berlanjut hingga ke tukang tatto. Setelah tubuhnya dipenuhi dengan tatto temporary, terdakwa malah tidak mau membayar. Atas ulahnya itu, terdakwa pun akhirnya dilaporkan ke polisi.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment