Kantongi Happy Five dari Malaysia, DJ Moreno Dituntut Setahun Penjara

Denpasar/BaliNewsNetwork– Seorang Disc Jockey (DJ) bernama Moreno Basel (34) yang kedapatan membawa enam butir narkotika jenis happy five, Kamis (12/7) dituntut hukuman satu tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Artha Wijaya dalam amar tuntutanya yang dibacakan dimuka sidang menyatakan DJ yang sering bermain disejumlah tempat hiburan malam di Indonesia itu terbukti bersalah mengimpor Narkotika golongan IV.

Perbuatan terdakwa sebagaiman sebagaimana termuat dalam dakwaan kesatu JPU. Yaitu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana mengimpor Narkotika golongan IV.

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 61 ayat (1) huruf a UU RI No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika Jo Lampiran Peraturan Menteri Kesehatan RI No 3 Tahun 2017 Tentang Psikotropika.

“Menuntut supaya terdekat dipenjara selama satu tahun,”tegas Jaksa Kejati Bali itu. Selain menjatuhkan hukum penjara, JPU juga menuntut agar terdakwa membayar denda Rp 10 juta subsider 4 bulan penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa kelahiran Manado, itu ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai pada hari Jumat, 2 February 2018 lalu sekira pukul 21.20 Wita. di terminal kedatangan Internasional.

Terdakwa saat itu baru tiba dari Kuala Lumpur, Malaysia dengan menumpang pesawat Malindo Air. Saat tiba diterminal kedatangan, dua petugas Bea Cukai melihat terdakwa dengan gelagat yang mencurigakan.

Kecurigaan petugas tersebut akhirnya terjawab saat dilakukan pemeriksaan X-Ray terhadap barang bawaan terdakwa.”Kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tas punggung warna hitam milik terdakwa,”sebut Jaksa Kejati Bali itu.

Setelah diperiksa, di dalam tas tersebut, petugas menemukan pecahan obat warna merah muda jenis prikotropika bekas pakai beserta kemasanya dengan berat 0,28 gram. Selanjutkan dilakukan penggeledahan badan terhadap terdakwa.

“Saat penggeledahan badan, petugas berhasil menemukan 6 butir obat dengan kemasan warna merah bertuliskan angak 5 jenis happy five (Nimetazepam) di kantong celana panjang terdakwa,”ungkap Jaksa Eddy Arta Wijaya.

Kepada petugas, terdakwa mengaku mendapat pil happy five dari temanya bernama Izanee saat menghadiri undangan DJ di Bangsar Jiro, Kuala Lumpur Malaysia.

Terkait dengan tuntutan jaksa, terdakwa yang didampingi Edward Pangkahila selaku team kuasa hukumnya akan mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment