Ditangkap Usai Ambil Tempelan Narkoba, Pria Ini Dituntut 22 Bulan Penjara

Denpasar/BaliNewsNetwork-Doni Lestari (32) pria asal Banyuwangi yang ketadapatan mengambil tempelan Narkotika sebarat 0,07 gram dituntut 1 tahun 10 bulan (22 bulan) dalam sidang, Selasa (10/7).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Luh Wayan Adhiantari dalam amar tuntutanya yang dibacakan dimuka sidang menyatakan terdakwa yang tinggal di Jln. Kwanji Kelod, Semipidi, Badung itu terbukti bersalah tanpa hak menyalahgunakan Narkotika untuk dirinya sendiri.

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI. Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 10 bulan penjara,”sebut jaksa Kejari Denpasar itu.

Dalam surat tuntutan, JPU juga memaparkan sejumlah fakta yang terungkap dalam persidangan. Diantaranya terdakwa ditangkap polisi pada hari Jumat tanggal 23 Februari 2018 di Jln. Cokroaminoto No 47 Denpasar.

Dijelaskan pula, sebelum terdakwa ditangkap, terdakwa dihubungi oleh orang yang bernama Kadek Jo (belum tertangkap) dan ajak untuk mengkonsumsi sabu. Kemudian Kadek Jo meminta kepada terdakwa untuk mengambil tempelan sabu di Jln. Nangka Utara.

Kemudian terdakwa berangkat dan mengambil sabu yang dimaksud. Sabu itu disimpan di sebuah botol sirup. “Setelah mengambil sabu tersebut, terdakwa pergi ke salah satu klinik di Jln Cokroaminoto No. 147 untuk mengantar temanya berobat.

Sampai di klinik, terdakwa membuka botol yang diambil tadi dan mengambil sebuah plastik klip yang didalamnya berisikan sabu dan menyimpan disaku jaketnya.

Namun belum lama terdakwa menyimpan sabu itu, tiba tiba datang polisi yang sebelumnya sudah melakukan penyelidikan terhadap terdakwa dan menangkapnya. Dari tangan terdakwa polisi mengamankan satu pekat sabu dengan berat 0,07 gram.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment