Tak Diberi Uang untuk Rayakan Ultah Penikahan, Didik Nekat Bakar Rumah

Denpasar/BaliNewsNetwork-Apa yang dilakukan Putu Didik Setiawan benar-benar nekat. Bagaimana tidak, hanya gara-gara tak diberi uang untuk merayakan ulang tahun (Ultah) pernikahan oleh Ibunya, dia nekat membakar habis ibunya.

Akibat perbuatanya, Didik harus mempertanggungjawabkan perbuatanya dimuka sidang, Kamis (21/6). Meski begitu, ibu kandung terdakwa, Ni Luh Susilawati tetap saja memaafkan pebuatan anaknya itu.

Dimuka sidang pimpinan Hakim Esthar Oktavi, meski rumahnya rata dengan tanah, Susilawati dengan iklas memaafkan perbuatan anak kandungnya itu.

“Saya memaafkan dia (terdakwa) dan tidak ada dendam,” sebut saksi dimuka sidang. Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu kuasa hukum terdakwa, Manik Yogiartha.

Usai sidang, kepada wartawan Manik mengatakan bahwa pada intinya korban (ibu kandung terdakwa) sudah memaafkan terdakwa. “Saat bersaksi, korban sudah memaafkan terdakwa,”sebut pengacara muda ini.

Yogi menuturkan, peristiwa pembakaran rumah ini terjadi pada tanggal 24 Maret 2018 di Jln. Batanta Gg 3B, Denpasar. Pembakaran rumah ini berawal saat terdakwa meminta uang Rp 3 juta kepada ibunya.

“Terdakwa minta uang Rp 3 juta kepada ibunya untuk merayakan hari pernikahan,”sebut Manik Yogiarta. Namun, ibu terdakwa tidak memiliki uang sebanyak itu. “Kemudian ibu terdakwa meminjam uang Rp 500 ribu ke orang lain,”ungkapnya.

Namun terdakwa tidak mau hanya diberi uang Rp 500 ribu dan meminta tambahan Rp 1 juta.”Saat meminta uang Rp 1 juta, terdakwa mengacam kalau tidak diberikan akan membakar rumah,”turur Manik.

Uang Rp 1 juta tersebut, menurut Manik nantinya oleh terdakwa akan diibelikan cicin untuk diberikan kepada istrinya saat ulang tahun pernihakan.

Namun sayang, karena orang tuanya tidak sanggup menyediakan uang untuk terdakwa, terdakwa pun akhirnya nekat membakar rumah ibunya hingga rata dengan tanah.

Akibat perbuatan itu, korban mengalani kerugian hingga Rp 500 juta. Sedangkan terdakwa terancam hukuman 15 tahun penjara. Terdakwa dijerat dengan Pasal 187 ke 1 KUHP.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment