Aplikasi Pendukung Mudik dan Balik Lebaran 2018

Penulis: Dedy Panji Agustino
STIKOM Bali

Denpasar/BaliNewsNetwork-Mudik merupakan sebuah tradisi tahunan yang rutin dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini terjadi di hampir seluruh daerah di Indonesia, dimana terdapat jutaan orang yang melakukan perjalanan secara bersamaan dari kota tempat mereka bekerja menuju ke kampung halaman masing-masing. Perjalanan tersebut tidak terjadi hanya pada saat mudik ke kampung halaman saja, melainkan juga pada saat balik dari kampung halaman kembali ke kota atau yang sering disebut dengan arus balik. Pergerakan orang dalam perjalanan yang hampir bersamaan ini pada akhirnya mengakibatkan kepadatan arus lalu lintas baik darat, laut maupun udara. Sehingga pihak pemerintah pun sangat serius dalam mempersiapkan arus mudik dan balik di setiap tahunnya. Di era teknologi informasi seperti saat ini, pemanfaatan IT pun sangat dapat membantu bagi para pemudik yang akan melakukan perjalanan mudik dan balik, seperti beberapa aplikasi berikut ini yang bisa Anda manfaatkan untuk dapat membantu memperlancar dan mempermudah perjalanan mudik dan balik Anda.

Google Maps

Aplikasi Google Maps sebaiknya sudah terpasang di telepon seluler saat hendak mudik. Pengaturan lokasi dan tujuan mudik bisa dilakukan dengan memilih “Go” di sebelah kiri bawah. Setelah itu, Google Maps akan menampilkan rute perjalanan sekaligus kondisi kemacetan jalan beserta estimasi waktu sampai. Jika jalanan sedang macet, aplikasi yang juga tersedia di perangkat iOS itu akan memberikan beberapa alternatif rute dengan perkiraan waktu tempuh yang berbeda-beda pula. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan Google Assistant, yang dapat memandu jalan tanpa harus melihat peta konvensional. Dengan begitu, pengguna dapat berkonsentrasi mengendarai kendaraan dengan mengaktifkan speaker pada telepon seluler.

Waze

Aplikasi Waze menampilkan pilihan rute beserta estimasi waktu perjalanan, serta dilengkapi asisten virtual yang dapat memandu menunjukkan jalan. Waze juga merupakan komunitas berbasis lalu lintas, sehingga penggunanya bisa mendapat informasi dari pengendara lain yang berbagi informasi kondisi jalan dan lalu lintas secara langsung.

Ayo Mudik

Aplikasi Ayo Mudik pengguna jalan saat mudik Lebaran tahun ini, namun baru tersedia di layanan Google App Store. Selain informasi titik kemacetan yang berpotensi memperpanjang durasi perjalanan, aplikasi Ayo Mudik juga menyediakan informasi mengenai jalur mudik serta fasilitas yang ada di sepanjang jalur mudik. Ayo Mudik merupakan hasil kolaborasi pemerintah dengan perusahaan startup nasional Kudo. Aplikasi ini juga menyajikan informasi mengenai lokasi posko mudik insidentil, SPBU, bengkel, masjid, dan ATM. Sayangnya, aplikasi Ayo Mudik saat ini hanya tersedia untuk rute mudik untuk Pulau Jawa.

JMCARe

PT Jasa Marga meluncurkan sejumlah fitur baru dalam aplikasi JMCARe, yang dikembangkan secara internal untuk memenuhi kebutuhan informasi pengguna jalan tol. Aplikasi JMCARe versi baru ini dapat diunduh secara gratis di Play Store dan App Store. Dalam aplikasi ini terdapat fitur Smart Assistance yang memberikan alternatif tercepat rute yang dipilih. Ada pula fitur permintaan mobil derek di mana pemudik dapat meminta layanan derek hingga lokasi exit terdekat. Fitur Laporan Pengguna Jalan juga ditambahkan untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna jalan menyampaikan informasi mengenai jalan tol seperti kecelakaan di jalan tol dan kerusakan fasilitas pelayanan.

NTMC Mudik

Korlantas Mabes Polri merilis aplikasi NTMC Mudik sebagai informasi panduan arus mudik-balik Lebaran 2018. NTMC Mudik sudah bisa diunduh pemudik via Play Store dan siap untuk mengawali perjalanan ke kampung halaman. Aplikasi membantu para pemudik yang ingin mengetahui informasi seperti titik rawan kemacetan, rest area, SPBU, dan beberapa tempat penting lainnya. Harapannya, NTMC Mudik dapat memperlancar perjalanan pemudik sampai tujuan. Libur Lebaran akan berlangsung selama sepuluh hari mulai tanggal 11-20 Juni 2018. Sementara itu, Lebaran diprediksi jatuh pada 15-16 Juni 2018. Arus balik Lebaran diprediksi sekitar tanggal 19-20 Juni. Pemudik diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tetap menjaga stamina fisik. Ini dapat dilakukan dengan menyiapkan waktu untuk beristirahat di sela-sela perjalanan. Pemudik dapat beristirahat baik di pom bensin maupun tenda-tenda resmi yang informasinya dapat diakses melalui aplikasi mudik di atas.

Info BMKG

Aplikasi ini dikeluarkan BMKG guna mengetahui informasi cuaca, iklim, kualitas udara, dan gempa bumi yang terjadi di Indonesia. Bagi pengguna, informasi cuaca ini berguna saat berada pada jalur mudik Lebaran, terlebih laporannya disertai trafik lalu lintas jalan. Info BMKG ini juga dapat diakses di Google Play Store dan App Store.

Mudik BPJS Kesehatan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membuat inovasi berupa aplikasi mudik bernama Mudik BPJS Kesehatan. Aplikasi ini telah tersedia baik di Google Play Store maupun Apple App Store. Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengakses beragam informasi seputar Posko Mudik BPJS kesehatan yang tersebar di berbagai kota di indonesia. Selain itu, dapat diketahui pula informasi tentang letak fasilitas kesehatan terdekat dan beberapa lokasi penting saat perjalanan mudik. Selain itu, ada pula fitur Faskes BPJS Kesehatan yang berisi peta menuju lokasi fasilitas kesehatan terdekat dari posisi peserta. Dengan begitu, masyarakat dapat menuju lokasi faskes tersebut berdasarkan petunjuk yang diarahkan oleh aplikasi.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment