Impor 655 Butir Diazepam, Bule Inggris Dituntut 2,5 Tahun

Denpasar/BaliNewsNetwork-Adam Scott Holland (48) pria asal Birmingham, Inggris yang ketangkap basah membawa 655 butir Diazepam akhirnya dituntut dua tahun dan enam bulan (2,5 tahun) penjara.

Tak hanya itu, jaksa juga menuntut terdakwa untuk membayar denda Rp 50 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman penjara selama 6 bulan.

Dalam sidang pimpinan Hakim Ketut Suarta, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Dewa Ngurah Sastradi menyatakan terdakwa terbukti bersalah mengimpor psikotropika golongan 4.

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 61 ayat (1) UU RI Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika. “Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan,”sebut jaksa Kejati Bali itu.

Atas tuntutan itu terdakwa yang didampingi pengaracaraya, Suroso menyatakan mengajukan pembelaan pada sidang, Kamis (7/5) mendatang. “Kami mengajukan pembelaan secara tertulis yang mulia,”kata Suroso.

Atas tuntutan itu, bule berperawakan kurus itu melalui kuasa hukumnya Suroso akan mengajukan pembelaan pada sidang selanjutnya.

Untuk diketahui dalam dakwaan yang dibacakan jaksa sebelumnya, terdakwa ditangkap pada hari Rabu, 24 Januari 2018 sekira pukul 02,45 Wita di Pebean Bandara Internasional Ngrah Rai.

Terdakwa ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana mengimpor, mengekspor Psikotropika golongan IV berupa Diazepam.

Dalam dakwaan dipaparkan pula, terdakwa sebelum ditangkap, pada tanggal 23 Januari 2017 berangkat dari Bangkok, Thailand menuju ke Bali dengan menumpang pesawat Air Asia. Tiba di Ngrah Rai, dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

“Barang bawaan terdakwa diperiksa dengan menggunakan mesin X-Ray,”sebut Jaksa. Tak hanya itu, karena gerak-gerik terdakwa cukup mecurigakan, petugas akhirnya membawa terdakwa ke ruang pemeriksaan.

Terhadap barang bawaan terdakwa juga dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, petugas menemukan satu buah botol plastik yang didalamnya berisikan Diazepam tablet sebanyak 655 butir.

Atas temuan itu, terdakwa oleh petugas langsung diserahkan kepada pihak kepolisian. “Terdakwa mambawa psikotropika golongan IV tersebut tanpa mengantongi izin dari pihak yang berwenang,” beber jaksa.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment