BNNP Bali Tangkap Dua Pengedar Narkotika Jaringan Lapas

Barang bukti yang berhasil diamankan dalam penangkapan kedua tersangka (BNN/ist)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali meringkus dua pengedar narkoba jaringan Lapas Kerobokan diringkus, 29 Mei 2018 lalu diwilayah Badung.

Dua orang yang diamankan itu adalah Yulia Nur Safitri (20) dan Nanang Susilo alias Paul (39). Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Putu Gede Suastawa mengatakan, kedua orang tersangka tersebut pada Selasa 29 Mei 2018 di daerah Sading, Badung.

Dia menyatakan,  penangkapan itu berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi narkoba yaitu pertukaran ganja dengan sabu yang dikendalikan oleh bandar yang ada di Lapas Kerobokan.

Tersangka Yuli diamankan di kosnya di daerah Sading, Badung dimana dengan barang bukti ada 1 paket ganja 905.35 gram brutto dan satu buah handpone.

“Yang mengendalikan dia dalam lapas ini pacarnya dia. Setelah kami mendapati dia kami menangkap satu orang lagi yang sama-sama satu jaringan dengan dia,”jelasnya di Kantor BNNP Bali, Denpasar, Senin (4/6).

Dia menjelaskan, Nanang Susilo diamankan sekira pukul 14.00 Wita, dia rencananya akan mengambil paket dari Yulia. Dia menerangkan, setelah diamankan di kos Yulia, lalu tim meminta untuk ke tempat penginapan Nanang.

Dimana Nanang tinggal di hotel di Jalan Pidada yang ditemukan 25 paket berisi kristal bening diduga narkoba golongan satu jenis bukan tanaman berupa sabu yang disimpan dalam bungkus surya pro merah dengan berat 15.29 gram.

Selain itu juga ditemukan satu rokok surya pro merah  yang ditemukan dibawah kasur. Satu buah timbangan digital, satu buah plaster bening, satu buah gunting, dua bandel pipet, satu ba plastik klip kecil dan satu buah bong (alat hisap sabu).

“Modus mereka mengedarkan narkoba ini sesuai perintah bandar yang ada di Lapas Kerobokan,”terangnya.

Menurutnya, kedua tersangka disangkakan pasal 114 ayat (2) atau pasal 111 ayat (1) Undang-undang RI Nomer 35 Tahun 2009 tentang narkotika maksimal pidana 20 tahun penjara. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment