Simpan 50 Butir Ekstasi dan 53,71 Gram Sabu Divonis 11 Tahun Penjara

Denpasar/BaliNewsNetwork-Majelis hakim PN Denpasar pimpinan IGN Putra Atmaja menjatuhkan pidana penjara selama 11 tahun kepada terdakwa Sukohadi pada sidang, Selasa (22/5).

Majelis hakim dalam amar putusnya menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Putu Gede Darmawan Hadi Suputra yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana Narkotika.

Yaitu tanpa hak memiliki, menyimpan, menguasi atau menyediakan Narkotika Golongan I jenis ekstasi sebanyak 50 butir dan sabu-sabu sebarat 52,71 gram.

Perbuatan terdakwa sebagaima atur dan diancam pidana pada Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika.

Namun majelis hakim tidak sependapat dengan tuntutan hukuman penjara yang dimohonkan jaksa Kejari Denpasar itu, yaitu 14 tahun penjara.

Ini setelah majelis hakim mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut, terdakwa mengaku bersalah, sopan selama persidangan dan berjanji tidak mengulangi perbuatanya.

“Oleh karena itu menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 11 tahun,”sebut hakim.

Selain itu, majelis hakim juga menghukum terdakwa yang tinggal di Jln. Tukad Buaji Gg Widuri No. 1 Denpasar itu untuk membayar denda Rp 1 miliar.

“Apa bila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 5 bulan,”pungkas Hakim.

Atas putusan itu, terdakwa yang didampingi pengara I Ketut Dody Artha Kariawan langsung menyatakan menerima, sedang jaksa masih menyatakan pikir-pikir.

Sebagaimana dalam dakwaan jaksa yang dibacakan dimuka sidang sebelumnya, terdakwa ditangkap pada 9 Desember 2017 di Sekuta, Gang Soka, Sanur. Penangkapan terdakwa berawal dari adanya laporan masyarakat.

Dimana dalam laporan itu menyatakan, bahwa terdakwa Suka Hadi sering mengambil tempelan barang terlarang berupa Narkotika.

“Atas laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan,”sebut jaksa Kejari Denpasar itu.

Pada saat melakukan penyelidikan, petugas melihat seseorang (terdakwa) dengan gelagat mencurigakan dan terlihat sedang mencari sesuatu di Gang Soka, Sanur.

Melihat itu, petugas langsung mendekati terdakwa dan menanyakan apa yang dilakukanya. “Saat itu terdakwa menjawab sedang buang air kecil,”ungkap JPU dalam dakwaanya.

Namun petugas tidak pecaya begitu saja dan langsung melakukan penggeledahan terhadap terdakwa. Dari penggeledahan itu petugas menemukan satu bungkusan kertas warna coklat yang setetah dibuka berisikan 50 butir ekstasi.

Dalam dakwaan disebut pula bahwa, kepada petugas terdakwa mengaku masih menyimpan Narkotika di kostnya di Jln Tukad Buaji Gang Widuri No. 1, Denpasar.

Polisi langsung menuju ke kost terdakwa dan melakukan penggeledahan. Hasilnya polisi menemukan 13 paket Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat total 53,71 gram.

Terdakwa mengakui bahwa 50 butir ekstasi dan 13 paket sabu tersebut adalah miliknya yang dibeli dari seseorang bernama Paiman untuk dijual kembali.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment