Oknum Perwira Polda Bali Dipropamkan

Denpasar /BaliNewsNetwork-Oknum perwira Dit Reskrimsus Polda Bali berinisial AKBP HDY dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali dengan tuduhan berprilaku tidak sopan.

Ia diduga menggebrak meja dan membentak korban saat bersama istrinya Indah Indah Agustina mengambil barang elektronik di toko milik Elly Salim (55) di Singaraja bulan lalu.

Akibatnya, perwira dengan pangkat dua melati di pundaknya ini dilaporkan oleh Elly Salim ke Bidang Propam Polda Bali dengan nomor laporan; STPL/12/V/2018/SPP tertanggal 11 Mei 2018.

Elly Salim melalui kuasa hukumnya, Alffano Edward, SH dan Leonard Agustino, SH menjelaskan, HDY diduga melakukan pelanggaran kode etik Polri karena dinilai arogan yang tidak sepantasnya sebagai seorang oknum Polri.

“Kita laporkan ke Propam menyangkut pelanggaran kode etik terkait etika kemasyarakatan. Itu yang diduga dilanggar oleh oknum HDY ini.

Sebagai petugas Polri yang seharusnya memelihara kamtibmas, menjaga, melindungi dan mengayomi masyarakat ternyata tindakannya tidak seperti yang digariskan oleh aturan,” ungkapnya Selasa (15/5).

Dikatakan Edward, HDY dinilai bersikap arogan karena pada pelaporan kasus sebelumnya dengan terlapor istrinya Indah Agustina bahwa HDY sempat melakukan intimidasi terhadap kliennya.

Dengan cara membentak – bentak dan menggebrak meja sebanyak 5 kali. HDY juga proaktif meminta paksa mobil pick up milik kliennya sebagai dalih jaminan atas hutang – hutang kliennya.

“Pihak Propam Polda benjanji akan menindak lanjuti laporan ini sesuai mekanisme perundang –uandangan yang berlaku,” jelasnya.

Ia berharap institusi Polri kedepannya bisa menjaga dan mengawasi anggotanya sehingga bisa menjadi pelindung dan pengayom masyarakat sebagaimana mestinya. Dalam laporannya itu, pihaknya juga menyerahkan barang bukti.

“Alat bukti yang kami lampirkan adalah foto kopi BPKB mobil yang diambil dan beberapa foto terlapor saat kejadian. Sementara bukti video nanti menunggu pemeriksaan selanjutnya,” tandasnya.

Mengenai pernyataan istri HDY bahwa kapasitas HDY saat mengambil barang tersebut adalah sebagai suaminya dan tidak mengenakan seragam polisi, Edward mengatakan, meski di luar jam dinas dan tidak mengenakan seragam polisi tetapi profesinya tetap melekat.

“Profesi polisi ini tetap melekat. Jadi dimana pun yang bersangkutan berada status polisinya tetap melekat,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja yang dikonfirmasi wartawan mengaku belum mendapat informasi atau laporan adanya oknum perwira Polda Bali yang dipropamkan.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment