SMA PGRI Larantuka Pejuang HAM dan Menara Api

Wakil Bupati Flores Timur,Agustinus Payong Boli,SH dalam diskusi publik di SMA PGRI Larantuka,Rabu (9/5).Foto :BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNesNetwork.com-Wakil Bupati Flores Timur,Agustinus Payong Boli,SH mengistilahkan SMA PGRI Larantuka bak Menara Api yang dapat membakar dirinya sendiri serta menerangi orang lain dan sebagai pejuang Hak Asasi Manusia karena mendidik dan memanusiakan manusia yang  ‘terbuang’ dari sekolah lain.

Permenungan terhadap sumbangsi nyata lembaga pendidikan bernama SMA PGRI Larantuka itu disampaikannya ketika membawakan sambutannya dalam acara diskusi publik yang diselenggarakan oleh alumni  SMA PGRI angkatan 1996/1997 dan Panitia Penerimaan Siswa Baru  sekolah tersebut di SMA PGRI Larantuka,Rabu (9/5).

Mengawalinya dengan pernyataan seperti apa menyebut lembaga pendidikan ini dan bagaimana membahasakan SMA PGRI Larantuka,Wabup Agus Boli lalu dengan suara menggelegar  mengungkapkan hasil pergumulannya bahwa The SMA PGRI Larantuka  scool  is humanising human rigth.The SMA PGRI larantuka school is humaising operanted.

Kepala Sekolah SMA PGRI Larantuka,Bernadus Beni  Langodai

“SMA PGRI Larantuka adalah sebuah lembaga pendidikan yang  memanusiakan manusia,yang mendidik para ‘bandit’ menjadi orang-orang berguna.Menampung ‘sampah’ dari setiap sudut kota dan wilayah Flotim untuk diolah menjadi pupuk bagi seluruh tanaman agar menghasilkan buah yang berlimpah.Begitulah kira-kira saya menggambarkan sekolah yang telah membesarkan saya dan kita semua ini.”ujar Wabup Agus Boli

Mengapa Wabup menggambarkan seperti itu? Wabup Agus Boli  dalam uraian lanjutannya mengakui bila semua warga Flores Timur pun mengetahui  dan melihat SMA PGRI Larantuka sebagai sekolah babel atau buangan.Namun sesungguhnya disinilah,di SMA PGRI Larantuka inilah terjadi proses memanusiakan manusia.

“Karena itu tugas kita para alumni PGRI hanya ada satu yakni tetap mengenang,bersyukur dan memperhatikan atau membesarkan SMA PGRI Larantuka kita ini.Kenapa demikian ? Karena dari tempat yang penuh batu-batu  ini,sudah menghantar kita ke posisi-posisi strategis,bukan soal kuasa dan jabatan namun SMA PGRI Larantuka telah mengutus kita untuk membawa perdamaian,kedamaian dan pengharapan bagi orang-orang lain  disekitar kita.”tandasnya sembari menambahkan ibarat menara api,SMA PGRI Larantuka adalah sebuah lembaga pendidikan yang membakar dirinya sendiri,menerangi dirinya dan sekaligus menerangi orang-orang disekitarnya.

Bersatu dalam kebersaman keluarga besar,Wabup Agus Boli bersama para alumni angkatan 1996/1997,dewan guru,Komite serta siswa-siswi menghasilkan beberapa aksi nyata penting bagi perkembangan pendidikan pada lembaga  sekolah yang sedang dipimpin Bernadus Beni Langoday itu,termasuk hadirnya sebuah mata pelajaran baru Wisausaha Praktis (Mulok). (Emnir)

Editor : Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment