Roll Lamawolo Akhiri Seruan Hogo No, Ema Pia -Koral

Duel Koral Lewokluok FC Vs Roll Lamawolo FC, Minggu  (6/5) di lapangana Gawerato, Wailolong, Ile Mandiri. Foto: BNN/Emnir.

Wailolong/BaliNewsNetwork-Ketegangan yang tercipta dalam drama adu pinalti antara Roll Lawawolo FC dan Koral Lewokluok FC dalam laga 16 besar Liga 1 Askab Flotim di lapangan Gawerato, Minggu (6/5) berakhir  dengan luapan kegembiraan bagi tim Roll Lawawolo. Sedikitnya 6 Gol yang berhasil dilesatkan pemain Roll pun mengakhiri seruan patriotik khas Koral  ‘Hogo No, Ema Pia’ yang  mendulang 5 gol.

Di babak pertama, kedua kesebelasan itu bermain  dengan tempo menyerang cepat. Dalam iringan yel-yel dan seruan serta nyanyian khas   suporter, para penyerang kedua kesebelasan itu berusaha menyarangkan si kulit bundar ke gawang lawan. Kerja keras itu baru membuahkan hasil. Histeria suporter Koral  Lewokluok berhasil membisukan semangat suporter Roll. Julian Kabelen berhasil  merobek gawang Yosep Perawin di menit ke-20 babak pertama.

 Hogo No, Ema Pia yang tertulis di spanduk pun bergoyang mengikuti goyangan irama Koral mania. Gawerato pun bergemuruh oleh sorakan suporter Lewokluok itu membisukan suporter Roll dalam aksi-aksinya. Sayang kondisi itu tak bertahan lama. Pada menit ke-34 Umar Boro berhasil menyamakan kedudukan  yang otomatis membakar semangat juang rekan-rekannya. Suporter Roll bergantian mendiamkan pendukung Koral FC.

Kedudukan 1-1 pun berlanjut di pertarungan babak kedua. Semangat tempur demi lolos ke babak 8 besar, diperlihatkan dengan kedua tim tersebut dengan aksi menyerang bak berbalas pantun. Hujaman serangan Koral langsung dibalas Roll. Demikianpun sebaiknya. Penonton sungguh disuguhkan permainan yang teramat menarik.

Sayang handsball yang dilakukan seorang pemail Roll  membawa berkah bagi Koral FC. Menjalankan keputusan wasit Syukri Ghazali di titik putih, Julian Kabelen lagi-lagi menambah pundi gol bagi Koral. Sialnya, kedudukan 2-1 itu tak bertahan lama setelah lesatan bola yang dilepaskan kaki Yulius Nandri tak mampu didekap penjaga gawang Koral. Kembali imbang 2-2, Roll semakin agresif menekan hingga berbuah sukses menjelang akhir babak kedua oleh Yulius Nandri, 3-2. Sayang gol tersebut langsung diimbangkan oleh Siprianus Nong. Kedudukan 3-3 pun bertahan hingga akhir masa penambahan waktu 2 x 10 menit.

Pada drama adu pinalti itulah, seruan spirit perjuangan khas Koral FC, Hogo No, Ema Pia melemah dan sunyi, tergantikan oleh pekikan histeria suporter Roll Lamawolo. Koral kandas, Roll melaju menuju babak 8 besar. (Emnir)

 

Editor :Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment