Pencarian Dominikus M. Lewar Masih Terus Dilakukan

Tim Gabungan bersama tim keluarga, melakukan pencarian Dominikus Marsha Lewar yang tenggelam saat memancing di perairan desa Tanahlein, Solor Barat, Rabu (25/4) .Foto: BNN/doc.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Bersama tim keluarga, tim Polair Pos Mobile Larantuka, Polres Flores Timur, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah Flotim dan Dinas Kelautan dan Perikanan Flores Timur masih terus melakukan pencarian terhadap Dominikus Marsha Lewar (60), warga Gege, Kelurahan Waihali, Kecamatan Larantuka yang jatuh ke laut saat sedang tertidur akibat lelah memancing, Rabu (25/4).

Berdasarkan laporan tim gabungan yang diteruskan Kepala Bidang Pengawas Sumber Daya Perikanan dan Perizinan Usaha Dinas Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Flotim Apolinardus Y.P Demoor kepada BaliNewsNetwork.com, Rabu (25/4) pukul 14.00 Wita menyebutkan, pencarian tahap pertama yang dilakukan pada pukul 08.00 Wita  pada perairan Tanahlein, Kecamatan Solor Barat  belum membuah hasil.

“Pada pukul 08.00 Wita tim gabungan yang terdiri dari Polair pos mobile Larantuka, Polres Flotim, BNPB dan DKP  melakukan pencarian korban tenggelam di wilayah perairan desa Tanahlein, Solor Barat pada posisi koordinat 08’34’156″S – 122’51’504″E. Pencarian tersebut belum membuahkan hasil. Bersama tim keluarga, tim gabungan masih terus mencari korban Dominikus M. Lewar.

Sementara itu, kisah tenggelamnya Dominikus M. Lewar berawal dari keberangkatan korban bersama saudaranya Marsha Lewar dan anaknya Ardi Lewar menuju perairan desa Tanalein, Kecamatan Solor Barat untuk memancing ikan. Dengan menggunakan perahu motor Peng-Es, ketiganya melajukan kendaraan tersebut menuju areal pulau Suanggi, Selasa (24/4) pukul 13.00 Wita, pada posisi koordinat 08° 34′ 156″ S ,122° 51’504″ E

Mereka tiba di perairan Tanalein pukul 16.00 Wita dan langsung melaksanakan aktivitas memancing. Pada pukul 22.00 Wita, korban merasa pusing dan memutuskan untuk berhenti memancing dan melanjutkan dengan tidur (istirahat). Kedua keluarganya yang ikut mancing itu pun memilih untuk istirahat pada pukul 23.00 Wita. Sekitar pukul 00.07 Wita, Marsha Lewar kaget dari tidurnya karena mendengar suara teriakan minta tolong. Ketika bangun, dirinya melihat korban sudah di dalam air laut  dengan posisi hampir tenggelam. Ketika keduanya bergegas hendak menolong korban, keduanya tidak  dapat melihat korban lagi karena tergerus arus dan gelombang di perairan tersebut. (Emnir)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment