Daun Lontar, Cinta Du’Anyam untuk Perempuan Flotim

Direktur Du’Anyam Indonesia Azalea Ayuningtyas membawakan sambutannya dalam acara penyerahan 1500 Lentera Tenaga Surya dari PT Samsung Indonesia kepada masyarakat Flores Timur, Rabu (25/4). Foto :BNN/Emnir

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Luar biasa, berkat pendampingan yang dilakukan oleh Du’Anyam, perempuan Flores Timur bangkit lagi menekuni dunia anyaman lontar. Bergerak dari Duntana, Lewoingu pada tahun 2014, Du’Anyam menghidupkan kembali semangat menganyam yang mulai suram itu pada perempuan–perempuan Lamaholot Flores Timur. Alhasil, kini Du’Anyam telah menanamkan  cinta mereka di 17 desa yang tersebar pada 4 kecamatan di Flores Timur.

Tidak sekedar mengajak dan menumbuhkan kesadaran untuk menggeluti dunia anyaman ini, ’pasukan’ Azalea Ayuningtyas pun memberikan pelatihan kepada ema-ema Lamaholot, Flotim untuk meracik anyaman mengikuti standar Du’Anyam.

Berkat ketekunan dan keuletan tersebut, hasil anyaman ema-ema Flotim pun bertengger pada pusat-pusat pembelanjaan di negara pimpinan Presiden  Donal Trump, dan  di kota Milan, Italia. Dari daun Lontar, cinta Du’Anyam dibahktikan untuk ema-ema Lamaholot.

Direktur Utama Du’Anyam Indonesia Azalea Ayuningtyas dalam acara penyerahan 1.500 lampu solar (Lentera) dari PT Samsung kepada masyarakat Flotim bertempat di Rujab Bupati  Flotim, Rabu (26/4) tak mampu menyembunyikan pancaran kebahagiannya tatkala memberikan laporan atas karya nyata menggairahkan aktivitas menganyam bagi kalangan ibu-ibu yang tersebar pada kecamatan Titehena, Demong Pagong, Lewolema, Solor Timur dan Solor Selatan dan akan ditambahkan lagi pada Solor Barat di Tahun 2018 ini.

Sobe, demikianlah salah satu hasil anyaman dari perempuan-perempuan Flotim yang tembus ke pasaran di negara Amerika Serikat. Sobe yang berasal dari daun lontar dan dikerjakan oleh ema-ema Flotim itu masuk pula dalam pameran produk kerajinan tangan di Milan,Italia.

“Kami mengajak, memotivasi, memfasilitasi dan membeli hasil kerajinan itu serta memasarkannya. Dari hasil survey kami, ema-ema Du’Anyam mengalami pertumbuhan ekonomi mereka  sebesar 40 persen dalam bentuk uang tunai. Perubahan lain terjadi dari sisi keikutsertaan perempuan yang semula hanya diikuti oleh perempuan berusia 70-80 tahun, kini aktivitas menganyam itu pun semakin digandrungi oleh ibu-ibu muda. Kami memiliki 450 mama penganyam kini,” ungkap bos besar Du’Anyam Indonesia itu .

Berada bersama  perempuan-perempuan  di pelosok-pelosok Flores Timur, Ayuningtyas dan pasukannya bahu membahu mengajarkan dan menularkan ilmu kewirausahaan sosial. Dengan penuh kasih, ilmu sukses pun ditularkan dengan penuh cinta walau hanya lewat daun lontar. Berbagai kendala semisal kampung belum diterangi listrik, serta listrik yang “rajin” padam, menggerakan hati Du’Anyam Indonesia untuk menyelamatkan kondisi itu.

Menggandeng PT Samsung Indonesia, Azalea Ayuningtyas membawa Vice President PT Samsung Electronics Indonesia Kanghyun Lee ke Flotim dan menyumbangkan 1.500 lentera tenaga surya untuk warga Flotim. Dalam rangka hari Bumi 2018 yang diperingati setiap tanggal 22 April, baik Du’Anyam maupun PT Samsung merindukan ada perubahan serta ada peningkatan pendapatan masyarakat Flotim.

Dengan lampu tenaga surya tersebut, aktivitas menganyam serta aktivitas porduktif lainnya tidak terhalangi  lagi. Dari daun lontar, cinta Du’Anyam untuk perempuan Lamaholot Flores Timur. Bersama 1.500 Lentera Tenaga Surya, cinta PT Samsung menyinari relung hati warga Flotim.(Eman Niron)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment