Tiga Oknum Pecalang Penganiaya Anggota Polisi Divonis 4 Bulan Penjara 

Tiga terdakwa penganiaya anggota polisi yang divonis 4 bulan penjara (BNN/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Tiga terdakwa pengeroyok anggota polisi masing-masing, I Ketut Murjaya alias Ketut Sidi (50), I Made Mudita alias Pan Luk Nik (43) dan I Ketut Dibya alias Kacrut (41) akhirnya bisa bernafas lega.

Pasalnya, ketiga terdakwa yang merupakan Pecalang dan beralamat di Jln. Bajar Desa Jagapati Kecamatan Abian Semal, Badung ini divonis 4 bulan penjara oleh majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi.

Majelis hakim dalam amar putusnya menyatakan sependapat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nyoman Bela Putra Atmaja.

Dimana di hari yang sama, JPU Kejari Denpasar itu menyatakan ketiga oknum pecalang itu terbukti bersalah tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan korban yang merupakan anggota polisi itu mengalami luka-luka.

Jaksa sebelumnya menuntut ketiga terdakwa dengan pidana penjara selama 6 bulan. Namun, majelis hakim tidak sependapat dengan lamanya hukuman yang dimohonkan JPU.

Alasanya, antara terdakwa dengan korban I Wayan Mulyadi sudah berdamai dan saling memaafkan. “Oleh karena itu menghukum para terdakwa dengan pidan penjara selama 4 bulan.”sebut Hakim Esthar dalam amar putusan.

Perbuatan para terdakwa melanggar Pasal 170 ayat (1) KUHP. Atas putusan itu, baik ketiga terdakwa maupun jaksa sama-sama menyatakan piki-pikir.

Sebagaimana terungkap dalam persidangan, saksi korban I Wayan Mulyadi saat diperiksa di muka sidang memaparkan, aksi pengeroyokan yang menimpanya itu terjadi pada tanggal 9 Januari 2018 silam di pinggir Jln. Raya Jagapati Kecamatan Mengwi, Badung.

Diceritakan korban, kejadian ini berawal saat korban hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Dalam perjalanan, saksi korban melihat sekumpulan orang sedang menangkap pencuri.

Melihat kejadian itu, saksi mengentikan sepeda motornya dan menghampiri kerumunan massa tersebut. Saat itu pula, saksi korban mengeluarkan kamera untuk mengambil gambar kejadian tersebut.

Namun apes, saat itu datang para terdakwa dan menghajar korban hingga mengalami luka dibeberapa titik, sehingga korban yang merupakan anggota polisi itu tidak bisa bekerja untuk beberapa hari. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment