Terbukti Cabuli Bule, Atep Dituntut 18 Bulan Penjara

Terdakwa Atep Muslim digiring Jaksa Penuntut Umum menuju ruang sidang (BNN/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Terdakwa Atep Muslim (35), yang terbukti melakukan tindakan pencabulan terhadap korban Rebekah Elizabeth Folk warga asing disebuah penginapan di Kuta, Bali, dituntut hukuman 18 bulan kurungan penjara oleh Jaksa.

“Terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencabulan, dimana seseorang dalam kondisi pingsan atau tidak berdaya yang melanggar Pasal 290 Ayat 1 KUHP dalam dakwaan kedua,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Oka Surya Atmaja di PN Denpasar, Selasa.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Made Purnami itu, sebelum melakukan aksi pencabulannya terdakwa berkenalan kepada korban melalui situs

“online coach surfing.com”, dimana dalam percakapan itu terdakwa bersiap mengantar korban selama berada di Bali.

Pada 21 Desember 2017,  terdakwa menjemput korban di Jalan Pejeng Kaja, Gianyar dan mengantar korban berbelanja ke Pasar Sukawati, Kabupaten Gianyar dengan menggunakan sepeda motor terdakwa untuk membeli kebaya dan kain di tempat itu.

Kemudian, terdakwa mengantar koban kembali ke rumahnya dan saat itu juga terdakwa mengatakan kepada korban bahwa dirinya mendapat undangan pesta dari rekannya warga Australia.

Korban yang mengiyakan ajakan terdakwa ikut pesta di Sky Garden, Kuta, karena dalam pesata nanti ditraktir oleh rekan terdakwa bernama Brett.

Terdakwa yang mengaku kelelahan saat diperjalan dari Gianyar ke Kuta memilih untuk memesan kamar hotel di Legian Kuta dengan fasilitas dua tempat tidur.

Kemudian, terdakwa dan korban merayakan pesta di Sky Garden pada Pukul 00.30 Wita.

Karena sudah mabuk berat korban dan terdakwa kembali ke hotel yang telah dipesannya, dan saat korban tidak berdaya.

Terdakwa mencoba melakukan aksi bejatnya. Namun, korban yang masih setengah sadar memberontak dan berteriak.

Terdakwa sempat membekap mulut korban dan sempat terjadi perlawanan dari korban yang akbirnya korban bisa melepaskan diri dari perbuatan bejat terdakwa itu.

Kemudian, korban kabur dari kamar hotel itu dan meminta tolong kepada saksi Komang Adi Nova yang merupakan petugas hotel untuk meminta mengantar korban ke kantor polisi.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment