Kunker ke Demon Dei,Bupati Flotim Dua Kali Ganti Sepeda Motor

Bupati Flores Timur,Anton Gege Hadjon dibonceng oleh Camat Wotan Ulumado,Silvester Kopong  akibat jalan buruk.

Wotan Ulumado/BaliNewsNetwork.com-Bupati Flores Timur Anton Gege Hajon terpaksa harus turun dari  mobil dinas yang ditumpanginnya dan melanjutkan perjalanan dalam rangkaian acara kunjungan kerja ke desa Demon Dei,kecamatan Wotan Ulumado,Senin (9/4) dengan menggunakan sepeda motor.

Sebagaimana yang disaksikan  BaliNewsNetwork.com,Bupati Anton Hadjon tatkala  turun dari mobil dan berjalan melewati tanjakan yang berlumpur, langsung menuju sepeda motor yang dikendarai oleh  Camat Wotan Ulumado,Silvester Kopong.Sambil meliuk-liuk mencari jalur aman, Camat Silvester tampil sigap membonceng Bupati Anton Hadjon  yang hendak melakukan panen perdana Vanili Organik binaan PT.Tripper Nature di desa Demon Dei itu.

Perjalanan di medan  penuh tanjakkan dan yang terlapisi oleh licinnya tanah liat berlumpur serta hamburan batu  tak beraturan di beberapa titik, rupanya menantang nyali Bupati Anton Hadjon.Dirinya lalu memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke kampung Demon Dei itu dengan gaya dan caranya sendiri.

Ditanjakkan yang semakin berbahaya,Bupati Anton Hadjon menghentikan  liukan Camat Silvester.dan meminta sepeda motor yang dikendarai Polisi Pamong Praja.

Menyetir sendiri,Bupati Anton Gege Hadjon pun langsung meraung-raung dan meliuk-liuk hingga menjumpai ruas  jalan semenisasi.Bupati Anton pun langsung tancap  gas dan mendahului rombongan lainnya,memasuki desa itu.

“Kami tadi sampai ke desa ini dengan menggunakan sepeda motor.Dalam perjalanan tadi kami melihat banyak sekali tanaman rakyat yang memiliki potensi yang sangat besar untuk kesejahteraan para petani.Luar biasa,banyak potensi didaerah ini.Hari ini saya datang di desa Demon Dei dengan sepeda motor,namun tidak lagi dikunjungan berikut.Jalan menuju kampung ini akan kita bangun,”ucap Bupati Anton Hadjon yang diikuti dengan tepukan tangan warga pimpinan Kepala Desa Saturminus B.Pati.(Emnir)

Editor : Rahman Sabon Nama

 

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment