Cinta dan Cita-Cita Terakhir Kepala BKD Flotim:“Musrenbang Harus Lebih Berkualitas”

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Flores Timur,Ramly Bapa Laot,SE.Foto : BNN/doc.

“Saya berharap,Musrenbang kali ini lebih berkualitas !  Seperti yang telah dikatakan Pak Wakil Bupati tadi,sesuai Visi,Misi dan RPJMD Kabupaten Flores Timur.”(In Memoriam-Ramly Bapa Laot,SE)

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Musrenbang RKPD Tingkat Kabupaten Flores Timur,Kamis (5/4) bertempat di aula Paroki San Juan Lebao,Kecamatan Larantuka berhiaskan histeria duka.Forum memadukan gagasan untuk melahirkan skala prioritas program pembangunan daerah Flores Timur di Tahun Anggaran 2019 itu pun bubar tanpa komando akibat melemahnya tubuh Kepala BKD,Ramly Bapa Laot,SE ketika memulai membawakan materinya.

Konsentrasi penuh para peserta ke arah Ramly Bapa Laot  yang tampil sebagai pemateri pertama dalam forum tersebut,sontak berubah menjadi kepanikan,gaduh akibat kaget menyaksikan ambruknya pemilik tubuh perkasa seorang Ramly Bapa Laot.Sosok pejabat eselon II  di lingkup Setda Flotim yang terkenal dengan sedikit berbicara namun tekun dalam kerjanya itu secara mendadak melemah,dan lunglai tak berdaya lalu jatuh kesamping kanan tersandar tak bertenaga pada bahu Direktur Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Darma,(Tim STIKOM Bali),Drs.Dede Heryadhy,MM.

Pemandangan yang tersaksikan ratusan mata peserta Musrembang RKPD tersebut dratis mengubah situasi keheningan  yang telah diciptakan Kepala BKD itu menjadi hingar bingar oleh  derap langkah serta teriakan histeris dalam usaha pertolongan penyelamatan.Kepala Dinas Kesehatan,dr.Agustinus Ogie Silimalar pun bertindak cepat memberikan pertolongan pertama untuk membuat sadar tubuh yang terbaring melemah itu.

Usaha pertolongan tersebut pun berlanjut dengan pertolongan medis di ruangan  Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD  Hendrikus Fernandez Larantuka.Perjuangan penyelamatan itu pun kandas oleh rencana Tuhan.Tuhan memanggilnya secara patriotik ksatria dalam tugas sebagai abdi negara di forum bermartabat, serta disaksikan oleh para abdi negara dan para abdi masyarakat Flores Timur yang berhimpun untuk menggagas konsep pembangunan demi mewujudkan Masyarakat Flores Timur Sejatera  dalam bingkai Desa membangun,Kota Menata.

Demi kecintaannya pada kemajuan Lewotanah Lamaholot Flores Timur,Ramly Bapa Laot mengakhiri cita-citanya itu dengan pesan patriotis  “Musrenbang harus lebih berkualitas,berjalan searah dengan Visi dan Misi Pemda Flotim.Berjalan searah pada RPJMD Flotim !” Cinta dan cita-cita   akan sebuah perubahan besar  di Flores Timur dalam rupa kualitas produk Musrenbang yang terucap olehnya itu terjadi  menjadi wasiat terakhir, bukti nyata dari cintanya pada daerah dan warga Flores Timur. (Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment