Nelayan Lemuda Bebaskan Seekor Hiu Paus

Yuda, staf WCS, sedang melakukan identifikasi Hiu Paus yang terjaring pukat Sipri, nelayan asal desa Lemuda, Demong Pagong, Sabtu (24/3). Foto: BNN/Emnir.

DemongPagong/BaliNewsNetwork-Terjaring pukat milik Sipri (30) nelayan asal desa Lemuda,kecamatan Demong Pagong,kabupaten Flores Timur,Sabtu (24/3),seekor Hiu Paus (Rhincodontypus)  dengan panjang  340 cm  dan memiliki lebar kepala 80 cm berhasil dibebaskan  dan dibiarkan pergi ke habitatnya .

Kepala Bidang  Pengawas Sumber Daya Perikanan dan Perijinan Usaha Dinas Perikanan Flores Timur, Apolinardus Y.P Demoor kepada BaliNewsNetwork.com, Sabtu (24/3) menguraikan  Sipri, seorang nelayan desa Lemuda sebagaimana aktivitas kesehariannya,  menebarkan pukat  miliknya ( 9 pcc )  pada pukul 18.00 wita pada jarak 2 km dari bibir pantai desa tersebut.

Nelayan Lemuda berpose bersama Tim Gabungan usai pelepasan Hius Paus

“Ketika menarik pukat, tiba-tiba Sipri yang ditemani  4 rekannya itu merasa  berat. Mereka mengira sebagian dari pukat  itu tersangkut karang atau tergerus oleh arus. Tatkala menariknya semakin dekat, mereka akhirnya mengetahui bahwa yang menyebabkan tarikan mereka terasa berat itu adalah seekor ikan Hiu yang oleh warga setempat menyebutnya sebagai  I’o Kiko atau I’o  bodoh. Karena telah mengetahui lewat sosialisasi selama ini bahwa jenis ikan tersebut  termasuk dalam jenis ikan yang dilindungi, Sipri lalu mengabarkan hal itu  kepada kepala desa dan pokmaswas di desa mereka.”tutur Dus Demoor mengulangi kisah penangkapan Hiu Paus itu.

Setelah mendapat kabar tersebut,baik Kades Lemuda maupun Pokmaswas  setempat  lalu meneruskan informasi itu kepada Dinas Perikanan Flotim.Tim gabungan kepengawasan laut yang terdiri  dari Dinas Perikanan ,Satwas PSDKP Larantuka,WCS, dan Misool Baseftin  pun langsung bergerak menuju  tempat Sipri bersama ikan  yang terjerat pukat itu melabuhkan perahu motor mereka.

Setelah melakukan identifikasi,tim gabungan kepengawasan laut itu lalu memastikan bahwa jenis ikan yang terjaring  pukat sipri Cs, adalah jenis Hiu Paus berjenis kelamin betina dengan panjang total 340cm dan lebar kepala 80 cm.

“Pada bagian sirip ikan itu   ditemukan ada luka ringan akibat belitan pukat.Tim gabungan itu lalu memberikan sosialisasi seputar regulasi perlindungan beberapa jenis ikan sebagaimana yang   termuat dalam Undang-Undang  Nomor  31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan Keputusan Menteri  Kelautan dan Perikanan nomor  18 Tahun 2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus).” urai Dus Demoor seraya menambahkan ikan tersebut akhirnya dilepaskan kembali ke laut  oleh  Sipri dan kawan-kawannya. (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment