Sidang Kilat, Bule Australia Terdakwa Kasus Narkotika Dituntut 1 Tahun

Terdakwa Baker Joshua James bersama pengacaranya Maya Asrsanti (BNN/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork – Baker Joshua James (32) terdakwa asal Australia yang diadili karena kasus narkotika jenis ganja menjalani sidang super kilat di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (13/2).

Dalam sidang yang digelar sekitar pukul 16.00 Wita itu, sejatinya masih mengagendakan pemeriksaan saksi ahli.

Tanpa diduga sama, usai mendengarkan keterangan ahli, sidang pimpinan Hakim I Wayan Kawisada itu langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa.

Tak hanya itu, usai memeriksa terdakwa, sidang dilanjutkan kembali dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum.

Namun usai pembacaan tuntutan, majelis hakim tidak langsung membacakan vonis dan memilih untuk menunda sidang pekan depan dengan agenda pembelaan dari terdakwa.

Sementara itu dalam amar tuntutanya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Asri Susantina menyatakan terdakwa terbukti bersalah tanpa hak menggunakan narkotika untuk dirinya sendiri.

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun,”sebut Jaksa Kejati Bali itu.

Atas tuntutan itu terdakwa yang didampingi pengacara Maya Arsanti itu menyatakan akan mengajukan pembelaan pada sidang berikutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa Joshua dihadirkan dipersidangan karena terlibat kasus narkotika jenis ganja bercampur tembakau seberat 28,02 gram dan 37 butir diazepam.

Dia ditangkap petugas Bea Cukai di Terminal Kedatangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/10) lalu.

Diberitakan pula terdakwa Baker Joshua James, juga sempat sempat kabur dari ventilasi kamar mandi RS Trijata beberapa waktu lalu alhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar.

Karenasempat kabur, pada saat proses pelimpahan dari penyidik ke Kejaksaan, terdakwa dia dikawal tujuh orang perwira dari Polda Bali.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment