Beli SS, Mantan PL Platinum Karaoke Dituntut 2 Tahun Penjara

Terdakwa Latipah yang dituntut 2 tahun penjara (BNN/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwok-Wanita 36 tahun asal Banjarmasin bernama Latipah yang tinggal di Jalan Tukad Balian Gang 36 A kos nomor 5 Kamar Nomer 3 yang terlibat kasus Narkotika akhirnya dituntut 2 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ketut Yulia Wirasningrum, Selasa (13/3).

Dihadapan majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami, JPU Kejari Denpasar itu menyatakan, wanita yang pernah bekerja sebagai Pemandu Lagu (PL) di Platinum Karaoke itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana menyalahgunakan narkotika bagi dirinya sendiri.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam pasal 127 ayat (1) huruf a UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dakwaan kedua.

“Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun,”tegas JPU dalam surat tuntutanya.

Mendengar tuntutan jaksa, terdakwa yang tidak didampingi penasehat hukum langsung menyampaikan pledoi atau nota pembelaan secara lisan yang intinya selain menyesali perbuatannya terdakwa juga memohon keringanan hukuman karena memiliki anak yang masih kecil.

Selanjutnya, sidang ditunda dan akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda pembacaan putusan.  Sebagaimana diketahui, hingga perkara ini bergulir di pengadilan terjadi pada sabtu (28/10) tahun lalu, sekitar pukul 15.30.

Berawal dari terdakwa disuruh saksi Ricky Wijaya Atmadja (terdakwa dalam berkas terpisah) untuk membelikan sabu dengan memberikan uang sebesar Rp 1,5 juta melalui M-Banking ke rekening terdakwa.

Kemudian terdakwa langsung menghubungi temannya Beny (DPO) untuk membeli sabu seberat 0,75 gram. Setelah mentransfer uang, sekitar 30 menit kemudian,  saksi Beny mengirimkan pesan melalui SMS yang isinya

“Jalan A Yani Utara Gang Taman Sari depan Banjar Tektek, barang ditaruh di tembok nempel dengan potongan asbes,”sebut jaksa dalam tuntutanya.

Selanjutnya, usai menerima pesan SMS terdakwa kemudian menuju ke alamat yang dimaksud. Singkat cerita, usai mengambil sabu, terdakwa kembali ke kosnya ketika sampai di depan tempat tinggalnya, terdakwa ditangkap polisi.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment