Gunakan Potasium, Dua Nelayan Solor Ditangkap Patroli Laut

Dua perahu nelayan asal Desa Menanga, Solor Timur ketika diperiksa tim gabungan patroli laut Flotim di perairan Kawalelo. BNN/IST

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Dua nelayan asal Desa Menanga, Solor Timur, Kabuaten Flores Timur, Asmad Idris (43) dan Musa Rote (46) tak bisa berkutik ketika dua kapal patroli laut gabungan dari tim Pol Air Polda NTT sektor Flores Timur, Dinas Perikanan dan Tim WCS menghampiri  dan memeriksa kedua isi  perahu  jolor tanpa nama yang dinahkodai keduanya itu.

Kepala Bidang Perijinan Usaha dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan Dinas Perikanan Flores Timur Apolinardus Y.L Demoor kepada BaliNewsNetwork.com  mengatakan, penangkapan kedua nelayan di perairan Kawalelo tersebut  karena pihaknya menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan bahwa mereka  menangkap  ikan  secara ilegal, yakni dengan menggunakan zat kimia atau  barang berbahaya yang dilarang oleh undang-undang .

“Tim gabungan langsung menggiring mereka menuju PPI Amagarapati  untuk diperiksa lebih lanjut. Kedua nelayan asal desa Menanga tersebut dikenakan pasal 84 ayat 1 jo pasal 8 ayat 1 UU 31 Tahun 2004  tentang Perikanan yaitu melakukan tindak pidana penangkapan ikan menggunakan bahan kimia  atau bahan berbahaya,karena ditemukan 8 buah potas dan 20 ekor ikan aneka jenis. Bersama barang bukti lainnya seperti dua perahu, dua buah pendayung, ikan umpan  sebanyak 3 kg, mata pancing 100 bijji, mata pancing udang 8 biji bersama kedua nelayan itu sedang  menjalani pemeriksaaan oleh penyidik Pol Air Polda NTT sektor Flores Timur,” jelas Dus Demoor. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment