Dituntut 6 Tahun Penjara, Pengedar Ganja Langsung Nangis

Terdakwa I Kadek Bagus Surya Sanjaya (baju putih)  bersama pengacaranya usai mendengarkan tuntutan JPU (bnn/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Pengedar Narkotika jenis Ganja bernama I Kadek Bagus Surya Sanjaya (21) menangis saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Wiraguna Wiradharma menuntutnya dengan pidana penjara selama 6 tahun, Senin (29/1).

Dihadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada, JPU Kejari Denpasar itu menyatakan terdakwa yang tinggal di Jalan Tukad Yeh Aya No. 110, Panjer terbukti tanpa hak, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika jenis ganja sebarat 57,96 gram.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 111 ayat (1) UU RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.”Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun,”tegas JPU dalam tuntutanya.

Selain menjatuhkan hukuman penjara, JPU juga menuntut terdakwa dengan pidana denda Rp 800 juta.”Apa bila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama 4 bulan,”pungkas JPU.

Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi pengacara Jansen Purba langsung mengajukan pembelaan secara lisan. Inti dari pembelaan yang disampaikan pengacara terdakwa adalah memohon keringanan hukuman.

“Terdakwa masih muda sehingga masih ada waktu untuk memperbaiki diri. Karena itu kami mohon keringanan hukuman,”sebut Jansen Purba.

Seperti diketahui, terdakwa I Kade Bagus Surya Sanjaya ditangkap Polisi pada tanggal 29 Agustus 2017 sekitar pukul 21.30 Wita ditempat tinggalnya. Penangkapan terdakwa berawal saat petugas dari Kepolisian datang menemuinya.

Terdakwa yang sudah dincar sebelumnya itu itu langsung ditangkap dan digeladah. Saat pengeledahan badan petugas tidak menemukan apa-apa. Lalu petugas melakukan penggeledahan di kamar terdakwa.

Di dalam kamar terdakwa, petugas berhasil mengamankan barang bukt ganja yang simpan dibeberapa tempat. Setelah dlakukan penimbangan, barang bukti ganja yang ditemukan di kamar terdakwa beratnya adalah 57,96 netto.(pro)

Editor ; Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment