Hidupkan Gemala, Pemdes Ongalereng Dalami Dunia Perikanan

Kadis Kelautan dan Perikanan Flores Timur Ir. Erna Dasilva (tengah), Kabid Perizinan Usaha dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan Apolinardus  Demoor (kanan) dan Kades Ongalereng Yosep Lidan Huler (kiri) saat sosialisasi periknan dan  kelautan kepada nelayan Ongalereng. Foto: BNN/Eman Niron.

Solor/BaliNewsNetwork-Untuk menghidupkan  gerakan masuk laut atau Gemala, Pemerintah Desa Ongalereng, Kecamatan Solor Barat  dengan memanfaatkan dana desa yang dikhususkan untuk pemberdayaan masyarakatnya kian menancapkan daya gerak pemberdayaan dari sektor kelautan dan perikanan. Sama  halnya dengan menggairahkan kelompok pemberdayaan di bidang pertanian dan perkebunan dan peternakan, Pemdes Ongalereng melalui Bidang Pemberdayaan  menggairahkan kelompok nelayan di desa tersebut untuk melihat laut sebagai lahan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Kelompok nelayan Desa Ongalereng

Menggandeng kerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Flores Timur, tiga kelompok nelayan Desa Ongalereng pada Selasa (9/1) mendapat siraman pengetahuan  dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Flotim Ir. Erna Dasilva  dan Kepala Bidang Perizinan Usaha dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan DKP Flotim Apolinardus Yosef Lia Demoor tentang penangkapan, budidaya maupun pengawasan serta kelengkapan dokumen kapal nelayan maupun regulasi yang berkaitan dengan sarana tangkap itu sendiri.

Didampingi Kades Ongalereng Paulus Lidan Huler,  Erna Dasilva dan Dus Demoor membagikan pengetahuan  baik berupa aturan  yang mengatur tentang jenis ikan yang bisa ditangkap dan jenis ikan yang tidak boleh ditangkap karena masuk dalam ambang batas kepunahannya serta peraturan teknis mengurus kelengkapan dokumen kapal nelayan.

Kelompok nelayan Desa Ongalereng

Sebagaimana yang disaksikan BaliNewsNetwork.com, program pemberdayaan warga nelayan tersebut merupakan program bidang pemberdayaan Pemdes Ongalereng  yang dibiayai oleh dana desa Tahun 2017. Kepala Seksi Pemberdayaan Densi Kolin dalam pemaparannya pada pembukaan kegiatan sosialisasi wilayah perikanan tersebut menguraikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bawaan dari program kegiatan di Tahun 2017 yang mengalami penundaan. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment