Mabuk, Bunuh Orang Dituntut 9 Tahun Penjara

Terdakwa I Ketut Adi Sinarya digiring JPU menuju ruang tahanan sementara PN Denpasar usai dituntut 9 tahun penjara (bnn/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-I Ketut Adi Sinarya (23) yang tanpa alasan yang jelas menikam ABD. Halim hingga tewas akhirnya menerima ganjaran yang setimpal. Pada sidang, Senin (8/1) Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Putu Oka Surya Admaja menuntutnya dengan pidana penjara selama 9 tahun.

Dihadapan majelis hakim pimpinan Dewa Budi Watsara, Jaksa Kejari Denpasar itu menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan. Hal ini sesuai dengan fakta yang terungkap selama persidangan.

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 338 KUHP.”Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 9 tahun,”ujar Jaksa Putu Oka. Atas tuntutan ini, majelis hakim memberi kesempatan kepada terdakwa untuk mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan.

Seperti diketahui, kasus penusukan yang berujung hilangnya nyawa ABD. Halim berawal dari terdakwa yang dalam kondisi mabuk menabrak rumah milik Hermanto. Peristiwa ini terjadi pada hari Senin tanggal 26 Juni 2017 di Jln. Pulau Saelus II Gang Mawar 2, Denpasar. Terdakwa tidak hanya menabrak rumah milik Hermanto, tapi juga memukul Hermanto.

Kejadian memancing warga untuk melihat. Nah, melihat bayak orang datang, terdakwa malah mengamuk dan menyerang membabi buta.Terdakwa sempat dipegang oleh salah satu warga. Tepi pegangan itu tidak berlangsung lama karena terdakwa terus meronta.”Tidak lama kemudian datang orang tua terdakwa dan membawa terdakwa pulang,”ungkap JPU sebagaimana dalam dakwaan.

Tapi setibanya di rumah, terdakwa malah mengambil pisau di dapur dan keluar rumah serta kembali mengejar orang-orang yang tadi mengerumuninya. Terdakwa lalu mendekati ABD. Halim yang bediri persis didepan rumah terdakwa.

Tanpa basa-basi terdakwa langsung menusukan pisau dapur yang dibawanya itu ke pinggang sebelah kiri korban.”Usai menusuk korban, terdakwa langsung membuang pisau dapur tersebut di got di depan rumahnya,”tegas jaksa Kejari Denpasar itu. Sementara korban ABD. Halim yang mengalami luka tusuk di pinggang sebelah kiri akrhinya meninggal dunia.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment