Sidang kasus 19 Ribu Pil Ekstasi-Jadi Saksi, Penyidik Bantah “Paksa” Iskandar Halim Tandatangani BAP

Saksi Suyatin saat memberi keterangan di muka sidang (bnn/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Janji Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan saksi penyidik (verbalisan) dalam sidang kasus pemufakatan jahat jual-beli 19 ribu pil ekstasi dengan terdakwa Iskandar Halim akhirnya terbukti pada sidang, Kamis (4/1).

Ada dua orang saksi verbalisan yang dihadirkan JPU Kadek Wahyudi dkk. Mereka adalah Suyatin dan Wawan Setiawan. Kedua saksi dihadirkan untuk dikonfrontir dengan keterangan terdakwa Iskandar Halim yang menyebut dipaksa untuk menandatangi BAP (berita acara pemeriksaan) dan berita acara konfrontir saat diperiksa dipenyidik.

Saksi Suyatin dalam keteranganya membantah semua keterangan terdakwa Iskandar. Saksi menuturkan, pihaknya dalam melakukan penyidikan sama sekali tidak pernah melakukan tekanan terhadap terdakwa Iskandar maupun tiga terdakwa lainya.

“Sebelum BAP ditandatangani oleh para terperiksa (sekarang terdakwa) kami selalu tanyakan apakah ada yang salah atau ada yang mau ditambahkan,”ujar saksi Penyidik dari Mabes Polri itu.

Saksi malah mengatakan, terdakwa Iskandar Halim adalah terdakwa yang paling komperatif saat diperiksa.”Iskandar saat kami periksa bisa dibilang paling koperatif,”sebut saksi Suyatin.

Saksi menambahkan, saat ditanya kembali soal keterangan para terdakwa di BAP, para terdakwa atau terperiksa mengatakan tidak ada masalah dan sudah cukup.”Jadi para terperiksa ini masing-masing memegang BAP dan kami tanyakan apakah ada yang kurang atau yang harus dikoreksi, saat itu terperiksa mengatakan tidak ada,”ungkap saksi.

Namun terdakwa Iskandar Halim yang didampingi pengacara Ketut Ngastawa dkk., mengatakan tetap pada keterangannya di muka sidang. Pun saat Iskandar Halim diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Abdul Rahman Willy alias Willy bin Leng Kong.

Begitu pula dengan saksi Suyatin yang mengatakan tetap pada keterangan yang disampaikan dimuka sidang pimpin Hakim Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi.”Kami tetap pada keterangan kami,”sebutnya.

Seperti diketahui, pada sidang sebelumnya, terdakwa Iskandar Halim membantah sebagain isi BAP. Iskandar dimuka sidang mengatakan saat diperiksa oleh penyidik, selalu mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan bahkan sampai ada unsur tekanan. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment