Curi Kartu Kredit,  WN Algeria Dituntun 18 Bulan

Mohammed Kherici (kanan)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Mohammed Kherici (32) terdakwa kasus pencurian asal Algeria, Selasa (2/1/2018) Dituntut 18 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edy Arta Wijaya.

JPU menuntut terdakwa 18 bulan penjara karena menilai perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam ketentuan pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP.

“Menuntut supaya Majelis Hakim yang menyidangkan dan memeriksa perkara ini menjatuhkan pidana kepada terdakwa Mohammed Kherici dengan hukuman pidana selama 1 tahun dan 6 bulan, “terang JPU dihadapan Majelis Hakim pimpinan Partha Bargawa.

Mendengar tuntutan JPU, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya menyatakan akan mengajukan pledoi (pembelaan) .

Sebagaimana uraian jaksa dalam persidangan, dijelaskan,  awal mula hingga terungkapnya kasus pencurian pemberatan yang dilakukan terdakwa terjadi, pada Rabu (23/8) tahun lalu. Bertempat  di kamar 16 Hotel Tanjung Sari, Sanur.

Saat itu, terdakwa dengan cara menyusup kemudian terdakwa menempelkan kartu Resart Word Genting atas nama Mr. Hamzie Zineddine dan selanjutnya mengambil barang-barang milik Mohammed Ghaddar yang kebetulan menginap di kamar 16.

Kemudian setelah berhasil masuk,  di dalam kamar terdakwa berhasil mengambil dua kartu kredit yakni Master Card Audi Bank Lebanon atas nama korban dan Visa Card Blom Bank, juga atas nama korban,  uang 300 dollar USD, uang Rp 3 juta dan uang 5 Lira Turki dan kemudian pergi.

Singkat cerita, atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan kasus pencurian itu ke pihak hotel dan diteruskan ke pihak kepolisian. Sedangkan terdakwa yang tidak tahu bahwa tindakannya dilaporkan ke polisi, usai mengambil barang terdakwa mencoba membelanjakan di Gramedia Duta Plaza.

Namun saat dibelanjakan dan saat hendak membayar ke kasir, pihak kasir tidak dapat menerima transaksi alias didecline alias gagal.

Selanjutnya pihak korban dibantu dengan petugas hotel kemudian menanyakan ke pihak Gramedia Duta Plaza via ponsel apakah ada yang menggunakan master cardnya. Dan ternyata si pelaku atau terdakwa terekam CCTV dan akhirnya terdakwa ditangkap dan diadili.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment