SMAN I Larantuka Rutinkan Sosialisasi HIV/AIDS, Wabup Berikan Pujian

Kepala SMAN I Larantuka Yakobus Milan Betan menyerahkan bingkisan  kepada perwakilan ODHA dalam acara penutupan  Sosialisasi  HIV/AIDS dan Sharing Pengalaman ODHA, Kamis (14/12). BNN/Eman Niron

Larantuka/BaliNewsNetwork.com- Demi menyelamatkan generasi muda Flores Timur dari  penyakit HIV/AIDS,  SMAN I Larantuka, Flores Timur menghidupkan sosialisasi  tentang seluk beluk penyakit yang tertular dari hubungan seks itu sebagai program tetap pada sekolah  tersebut.

Pada Selasa (12/12) hingga Kamis (14/12), bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Flotim  dan para ODHA, Kepala SMAN1 Larantauka Yakobus Milan Betan membekali siswa-siswi kelas XII dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi  HIV/AIDS dan sharing pengalaman bersama para ODHA.

Kegiatan sosialisasi yang dikemas tim SMANSA dengan model dialog testimoni dan dialog diskusi,dan  pemecahan masalah solusi bersama para ODHA tersebut mendapat apresiasi dari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Flotim.

Baik Ketua Pelaksana Harian KPAD Agus Payong Boli dan Sekertaris KPAD Emanuel Halan sangat terpukau dengan model  kemasan sosialisasi  yang diinisiasi  Yakobus Milan Betan.

Agus Boli yang adalah Wakil Bupati Flores Timur itu lantas menjadikan model sosialisasi  sebagaimana ciptaan SMANSA tersebut menjadi  contoh yang akan digunakan dalam kegiatan sosialisasi serupa pada semua sekolah di Flotim.

“Luar biasa kemasan ini. Dan ini model yang akan kita adopsi  untuk kegiatan sosialisasi pada sekolah-sekolah lain nantinya. Terima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah bersama dewan guru SMANSA, yang telah menciptakan model kegiatan ini. Mari bersama-sama kita selamatkan generasi muda Flotim kita, dan harus kita ikrarkan, SMANSA bebas HIV/AIDS,” pinta Wabup.

Sebagaimana yang disaksikan BaliNewsNEtwork.com, pada  penutupan acara ini,  sharing pengalaman  dan diskusi  bersama ke-11 ODHA yang hadir,Kepala Sekolah Yakobus Milan Betan  memberikan Piagam Selamatkan Kaum Muda Flores Timur kepada Wabup Flotim sebagai tanda kebersamaan mereka mendukung penyelamatan generasi muda Flores Timur.

Demikianpun kepada para ODHA, selain mengucapkan terima kasih lembaga pendidikannya atas kebersamaan dalam membagi kisah kasih kehidupan mereka kepada anak didiknya, pihak SMANSA pun menghadiahi mereka ransum bergisi.

Untuk diketahui temuan kasus HIV/AIDS menurut data KPA Daerah Flotim per Oktober 2017 sebanyak 261 kasus. Dari temuan per kecamatan, Larantuka menempati posisi pertama dalam hitungan jumlah terbanyak penderita.Dominan penderita HIV/AIDS berasal dari kalangan ibu rumah tangga. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment