Hakim Sibuk, Sidang Tuntutan Kasus 9.675 Pil Ekstasi Ditunda

Sukron Wardana bersama Stiefani Anindya Hadi (bnn/dok)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Sidang kasus penyelundupan 9.675 butir pil Ekstasi dengan terdakwa Sukron Wardana yang sedianya sudah masuk pada agenda tuntutan, Rabu (6/12) ditunda.

Penundaan sidang ini lantaran majelis hakim yang menyidangkan perkara ini sedang menggelar sidang pemeriksaan setempat (PS) untuk kasus dugaan reklamasi liar dan penebangan pohon mangrove di Tanjung Benoa.

Padahal, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anak Agung Alit Swastika yang ditemui di PN Denpasar mengatakan sudah siap untuk membacakan tuntutan.”Tuntutan sudah siap kami bacakan, tapi ternyata sidang ditunda,”kata jaksa Kejati Bali itu.

Seperti diketahui, dalam kasus ini, Sukron Wardana tidak sendiri. Dia bersama Stiefani Anindya Hadi yang sudah dituntut, Senin (4/12) lalu dengan pidana penjara selama 18 tahun.

Stiefani oleh Jaksa Ketut Sujaya dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli Narkotika golongan I. (pro)

Editor : Rahma Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment