Sudikerta Tentukan Pilihan Usai Hasil Survey Diketahui

Ketut Sudikerta (bnn/dok)

Denpasar/BaliNewsNetwork -Ketua DPD Golkar Bali Ketut Sudikerta menegaskan salah satu poin penting keputusan dari rapat DPP Partai Golkar, calon yang telah mendapat rekomendasi salah satunya tetap bisa berjalan mengikuti Pilkada Serentak 2018.

Hasil keputusan itu, juga disosialisasikan ke DPD II Partai Golkar Kabupetan/Kota, agar bisa menjelaskan ke seluruh kader Golkar se-Bali.

Otomatis kata SGB (Sudikerta Gubernur Bali) demikian ia akrab disapa, Pilgub Bali dan seluruh Indonesia tetap berjalan sebagai mestinya. Jadi Paslon yang sudah diputus tetap bisa berjalan.

“Jadi saya tetap menjadi calon gubernur sesuai arahan DPD II dan memutuskan wakilnya berdasarkan hasil survey tanggal 6 Desember nanti dan akan dibuka baru

ditentukan langkah selanjutnya untuk tetap pertahankan KRB,” ungkap Wagub Bali itu di Posko Apresiasi SGB, Renon, pada Minggu (26/11).

Di tempat yang sama, Ketua KRB AA Bagus Adhi Mahendra Putra membenarkan salah satu penentu pendamping SGB lewat survey yang akan dibuka 6 November nanti.

Bahkan, hasil pertemuan tersebut sudah memutuskan memberi waktu paling lambat 20 Desember mendatang untuk

menentukan sikapnya apakah tetap maju Bali 1 dan menentukan pasangan wakilnya ataukah menjadi Bali 2 mendampingi Rai Mantra.

“Saran saya agar Pak Sudikerta mengambil keputusan dari hasil survey itu. Karena itu sudah dikaji dan dihitung dengan matang,” tandas Ketua Badan Pemenangan Pemilu Bali Nusra DPP Partai Golkar ini.

Dari survey memang muncul beberapa nama paket Paslon yang akan dipakai pertimbangan untuk menentukan pendamping SGB.

“Sudah masuk survey beberapa nama, seperti Paket Dharma-Kerta, Kerta-Dharma, Kerta-Pasek dan Kerta-WBT,” sebutnya seraya mengakui di sisi lain, juga ada sikap DPD II yang memberikan SGB sepenuhnya memilih tandemnya.

“Kita sudah berikan aspirasi SGB memilih pasangannya. Apalagi tidak ada persoalan di DPP yang mengganggu proses Pilkada di Bali. Tinggal turun dan menjalankan aspirasi itu,” papar Anggota Komisi I dan Komisi IV DPR RI tersebut.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment