Rindu Terang Listrik, Warga Lewotana Ole Baru Dapat  Tiangnya Saja

Kepala Desa Lewotana Ole, Martinus Bulin. Foto: BNN/Eman Niron.

Solor/BaliNewsNetwork-Kerinduan warga Desa Lewotana Ole, Kecamatan Solor Barat (Flores Timur)  akan penerangan listrik di tahun 2017 tampaknya masih menjadi kerinduan hampa. Sebab, penegrjaan proyek jaringan utama listrik PLN  oleh PT Delcon hingga di penghujung 2017 ini belum memperlihatkan aktivitasnya.

Hanya material berupa 10 tiang listrik baru  terlihat di kampung terisolir di Pulau Solor ini. Lagi pula, ke-10 tiang itu adalah tiang bantu, bukan tiang utama.

Kepala Desa Lewotana Ole,Martinus Bulin yang dikonfirmasi BaliNewsNetwork.com  di kantor Camat Solor Barat, Rabu (22/11)  meriwayatkan, pasca pihaknya diundang oleh Wakil Bupati Flotim   Agustinus Payong Boli di  ruang kerjanya beberapa bulan yang lalu  dan menyampaikan  ihkwal desanya masuk dalam program “desa menyala” di tahun 2017.

Selanjutnya, Wabup Agus Boli dalam lawatannya ke desa tersebut kepada masyarakat Lewotana Ole juga mengatakan hal yang sama. Ternyata hingga kini baru  terlihat 10 batang tiang kecil listrik tadi.

“Tidak ada aktivitas terlihat semenjak pendropingan 10 tiang bantu itu (tiang kecil listrik). Tidak ada tanda pengerjaan. Padahal  di pelabuhan Ritaebang kami melihat timbunan tiang-tiang besar  semenjak akhir September. Kehadiran tiang-tiang besar itu belum dilanjutkan ke kampung kami. Kehadirannya di musim kemarau saja tidak langsung dilanjutkan ke desa  kami, apalagi kini sudah masuk musim hujan. Jalan menuju desa kami sangat parah,” ujar Martinus Bulin.

Martinus Bulin membeberkan, dirinya telah beberapa kali membangun komunikasi dengan Pemerintah Kecamatan dan pihak PLN Sub Ranting Solor Barat  untuk mendapatkan kejelasan pelaksanaan proyek tersebut, namun  hanya mendapat penjelasan bahwa proyek tersebut tetap dikerjakan. Walau tidak diikuti dengan aktivitas mobilisasi tiang-tiang utama  dan penggalian, toh  kegembiraan warga Desa Lewotana Ole  nampak tatkala desa mereka dikunjungi  oleh petinggi PLN Cabang Waiwerang dan Ranting Menanga serta pihak kontraktor  pelaksana  belum lama ini.

Sayang, hingga  musim hujan tiba yang  membuat babak belur jalan utama menuju desa terjauh di Nusa Solor itu, tidak terlihat adanya aktivitas pengerjaan  pembangunan jaringan utama listrik itu. Puluhan tiang listrik utama masih tertimbun di pelabuhan Ritaebang. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment