Pasca Dikabulkan Gugatan Praperadilan -Simon Nahak Siap Jalin Komunikasi dengan Kubu Sutaya

Keluarga A. A Gede Dalem menyambut gembira putusan hakim praperadilan (bnn/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Pengadilan Nengeri (PN) Denpasar mengabulkan gugatan praperadilan untuk dua tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan senderan Tukad Mati di Legian, Badung, I Wayan Seraman dan Anak Agung Gede Dalem.

Masing-masing hakim tunggal dalam dua gugatan itu menyatakan penetapan tersangka untuk dua pejabat Dinas PUPR Badung tidak sah.

Bahakan Seraman yang sempat ditahan di LP Kerobokan sudah dibebaskan, Rabu (15/11) malam.

Lalu bagaimana dengan nasib satu tersangka lagi yang merupakan Dirut PT. Undagi Jaya Mandari yaitu I Wayan Sutaya?

Kuasa hukum Seraman dan Gung Dalam, Simon Nahak saat ditanya soal nasib Sutaya mengatakan pihaknya akan melakukan kordinasi dengan kubu Sutaya.

“Kami belum tahu bagaimana kelanjutanya, namun kami wajib untuk mengkominikasikan karena antara Suyata dan Seraman disidik dengan satu sprindik, “pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim penyidik Kejari Denpasar menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi senderan Tukad Mati di Legian, Badung. Mereka adalah I Wayan Sutaya selaku rekanan, I Wayan Serawam (PPTK) dan Anak Agung Dalem (PPK).(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment