Residivis Narkoba Jadi Security Kambuh Lagi Jualan Sabu, Dibekuk

Tersangka Nyoman Pandu Permana (25) residivis dan security nyambi jualan sabu saat dirilis bersama empat tersangka lainnya. Foto: bnn/sid.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Nyoman Pandu Permana (25), security alamat Perum Gelogor Carik Indah, Gang Pande, Denpasar Selatan, dibekuk petugas Senin (16/10) pukul 18.00 Wita. “Tersangka itu security yang nyambi jualan sabu,” terang Kasat Narkoba Polresta Denpasar Kompol I Wayan Artha Ariawan, di Denpasar, Minggu (29/10).

Tersangka mengaku menjual sabu baru beberapa bulan yang lalu, dan barang diperoleh dari seseorang bernama Pino seharga Rp 1,5 juta. Saat ditangkap petugas menemukan tiga paket sabu seberat 1.39 gram netto di rumahnya. “Tersangka kita tangkap di rumahnya. Dan kita geledah ada tiga paket sabu dengan berat bersih 1.39 gram,” terangnya.

Tersangka mengaku mengkonsumsi sabu sejak satu tahun yang lalu dan terakhir beberapa hari sebelum ditangkap. “Tersangka merupakan residivis kasus narkoba,” imbuhnya.

Selain membekuk tersangka, petugas juga membekuk empat tersangka lainnya, yakni, Erlangga Dimas Jonatan (31), Komang Rudy Darmawan (28), Azhari (37) dan Andika Indriawan (32). “Lima tersangka itu pekerjaannya berbeda-beda ada yang security, debt collector, pedagang, swasta,” ujarnya.

Untuk keempat tersangka lainnya ditangkap di TKP yang berbeda-beda. “Mereka bukan jaringan tidak ada kaitan hubungannya,” ulasnya.

Para pelaku dijerat UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika. Khusus pengedar dijerat Pasal 112 ayat (2 ) : dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara. (Sid)

 

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment