Demi Pembangunan, Wabup Flotim Tendang Kursi  dan Berdialog dengan Presiden

Wabup Flores Timur ketika berdialog dengan Presiden Jokowi usai melakukan aksi melempar undangan dan menendang kursi saat Rakor Kepala Daerah di Istana Negara, Selasa 24 Oktober 2017. BNN/IST

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Tak sekedar menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah di Istana Negara,Selasa 24 Oktober 2017, Wakil Bupati Flores Timur (Flotim) Agustinus Payong Boli, SH  langsung tancap gas menyampaikan kondisi nyata Flotim sebagai kabupaten yang masih tertinggal dari berbagai aspek pembanguan  terutama pada bidang infrastruktur, memanfaatkan kepedulian  Presiden Republik Indonesia Joko Widodo  yang menghampirinya setelah mendengar bunyi kegaduhan yang dibuat oleh Agus Boli.

Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (30/10) mantan anggota DPRD Flotim dua periode tersebut mengisahkan, akibat kecewa tidak mendapat kesempatan berbicara dalam rapat tersebut walau telah 7 kali dirinya mengancungkan tangan sembari meneriaki  identitasnya dan meminta bicara, Agus Boli lantas melemparkan surat undangan dan menendang kursi di depannya sehingga menimbulkan suara gaduh.

“Aksi tersebut saya lakukan ketika rapat sudah ditutup dan Bapak Presiden Jokowi hendak meninggalkan ruangan pertemuan. Karena bunyi tendangan kursi yang spontan diikuti dengan pergerakan anggota Paspampres ke arah saya, menarik perhatian presiden yang akhirnya juga mendatangi saya dan terjadilah percakapan kami yang saya dahului dengan permohonan maaf atas insiden kecil yang saya lakukan itu, ” tutur Wabup Agus Boli.

Mendapat angin segar dari Presiden Jokowi yang bersedia mendengarkan apa yang hendak diutarakannya, Wabup Flotim tersebut langsung mempresentasikan kondisi riil Kabupaten Flotim yang adalah daerah kepulauan yang memiliki  banyak wilayah yang masih terisolir. Oleh karena itu Flotim butuh intervensi Pemerintah Pusat untuk urusan infrastruktur dasar, perluasan bandara dan pelabuhan niaga.

“Bapak presiden bertanya kepada saya, berapa banyak panjang wilayah yang terisolir itu dan saya langsung katakan 475 Km,” kisah Agus Boli seraya menambahkan Presiden Jokowi,  langsung memerintahkan Asisten Ajudannya untuk mencatat semua kebutuhan yang disampaikannya itu. Hal yang sama pula dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  Basuki Hadimoeljono yang turut mendampingi Presiden Jokowi.

Percakapan antara Wabup Flores Timur dan Presiden Joko Widodo tersebut berlangsung selama 12 menit. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

BERITA TERKAIT:

Komunikasi dengan Istana Presiden Berlanjut Via SMS

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment