Willy: Kebenaran Itu Tidak Pernah Akan Mati

Willy Wato Kolah, tersangaka tunggal dugaan  korupsi Dinas Kesehatan Flotim. BNN/DOK

Larantuka/balinewsnetwork.com-Mantan Bendahara Dinas Kesehatan Flores Timur (Flotim)  Willy Wato Kolah, tersangka tunggal dalam kasus pembobolan dua brankas milik Dinas Kesehatan Flotim, rupanya tak rela menerima ditetapkan sebagai tersangka dan tinggal menunggu diserahkan ke Kejati NTT untuk pada Rabu (25/0/2017) untuk selanjutnya disidangkan di Pengadilan Tipikor Kupang.

Melalui akun facebook-nya, Willy seakan memberi early warning kepada pihak lain yang sangat boleh jadi ikut kecipratan duit rakyat senilai Rp 87.531.196 itu-dari sekitar Rp 300 juta sebelum ada dalam duah brankas.

Willy Wato Kolah sempat meluapkan isi hatinya lewat akun facebook-nya. Pada 20 Oktober 2017, pukul 19.55 Wita, Willy menulis “Sudah Selesai.”

Lalu pada  22 Oktober 2017 pukul 10.22 Wita, kembali Willy   meluapkan isi hatinya di status facebook-nya: “KEBENARAN ITU TDK PERNAH AKAN MATI dn saya yakin itu. Ketika saya dibuat seperti ini maka kalian tdk akan pernah merasa aman sepanjang hidup kalian.”

Sayangnya, Willy  tak mau mengungkap siapa yang dimaksudkan dengan ”kalian” itu. Tapi setidaknya Willy sudah memberi early warning alias peringat dini kepada siapapun dan sangat mungkin akan menjadi “senjata pamungkas”, dibebrkan secara gamblang  dalam sidang kasusnya di Pengadilan Tipikor Kupang nanti.

Yang pasti, kini Willy tak bisa menyembunyikan kesedihan dirinya akan berpisah dengan si buah hati dan istri tersayangnya karena harus  mengikuti proses hukum selanjutnya di Kejati NTT dan Pengadilan  Tipikor Kupang.  Di status facebook-nya Willy menulis: “Tuhan kutitip jaga kesayanganku”. (Emnir)

Editor:Rahman Sabon Nama

Berita Terkait:

Besok, Mantan Bendahara Dinkes Flotim Diserahkan ke Kejati NTT

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment