Gelar Pameran Alutista, Kodam Pamerkan Panser Tarantula dan Senjata Buatan Negeri

Panser tarantula. Foto: bnn/sid.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-72, Kodam IX Udayana menggelar pameran Alutista di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar Jumat (29/09) hingga Senin (02/10) mendatang. Dalam kesempatan turut dipamerkan Panser Tarantula yang menjadi primadona diantara alutista lainnya.

“Ini panser terbaru yang kami miliki buatan Korea Selatan. Namanya Tarantula diutamakan untuk penggempur karena punya senjata canon 90 milimeter,” ujar Koordinator Stand Kikavser (Kompi Kavaleri Panser) Sersan Satu Hendra Cahya Perdana, Jumat (29/09).

Senjata buatan dalam negeri. Foto: bnn/sid.

Selain panser lain yang juga turut di pamerkan adalah panser anoa buatan PT. Pindad. Pihaknya juga menyampaikan bahwa Kikavser memiliki tugas pokok sebagai satuan bantuan tempur yang melaksanakan pertempuran darat yang bersifat mobile dengan diperkuat kendaraan lapis baja.

“Kami saat ini sedang melaksanakan pengembangan untuk menjadi detasemen. Sehingga akan diperkuat satu kompi tank yang rencana ditempatkan di Kupang untuk menjaga perbatasan,” terangnya.

Sementara itu di Kupang saat ini sudah berkembang dan tinggal pembangunan. “Kodam IX Udayana membentuk Kikavser yang semula kompi menjadi detasemen dan akan dikirim ke Kupang menjaga perbatasan. Sementara realisasi menunggu pembangunan,” jelasnya.

Selain itu beberapa senjata buatan dalam negeri PT. Pindad juga turut dipamerkan. Tidak lain adalah untuk menunjukkan bahwa TNI mencintai produk dalam negeri. Selain alasan tersebut penggunaan senjata dalam negeri dikatakannya dapat meminimalisir biaya serta lebih mudah dan cepat dalam perbaikannya jika mengalami kerusakan. Nampak beberapa senjata buatan dalam negeri tak kalah bergengsi dengan produk luar.

Stand Kikavser. Foto: bnn/sid.

Pameran ini merupakan kegiatan yang dilakukan guna menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada TNI. Mengingat bahwa pembelian alat tersebut adalah memakai uang rakyat. Yang artinya tidak ada salahnya jika rakyat mengetahui dan mengenal alat-alat yang dimiliki oleh TNI. Sehingga akan menumbuhkan jiwa nasionalisme.

Ada 17 stand yang dipamerkan kali ini terdiri satu stand milik TNI Angkatan Udara (AU), satu stand milik TNI Laut (AL), dan sisanya stand TNI Angkatan Darat (AD).

Seperti yang disampaikan oleh Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak dalam sambutannya, bahwa pihaknya menekankan kepada para anggota yang bertugas agar memberikan penjelasan ilmu dan keterangan informasi yang jelas apabila ada yang bertanya.

Pihaknya juga berharap bahwa melalui kegiatan ini, semakin mantap kemanunggalan antara TNI dengan rakyat guna mendukung tugas pokok TNI yang mengemban keamanan, kedaulatan, dan menjaga dari ancaman baik dalam maupun luar. (Sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment