Gunung Agung Awas, BNPB Pasang Sirine Peringatan Dini

Foto citra satelit kondisi terkini Gunung Agung, 25/09/2017. BNN/IST

Karangasem/balinewsnetwork.com-Untuk memberikan peringatan dini, BNPB telah memasang lima unit sirene mobile iCast Rapid Deployment Public Notification System (iRADITIF) di sekitar Gunung Agung, yaitu di Polsek Kubu, Pos Polisi Tianyar, Polsek Selat, dan Polsek Rendang.

Kepala BNPB Wilem Rampangilei menuturkan, saat ini pihaknya sudah melakukan upaya-upaya jika terjadi erupsi gunung api Agung.

“Kita memasang sirene. Sebetulnya yang kita lakukan ini menghadapi itu, sebelum terjadi erupsi kita siaga,” ujarnya Rabu (27/9).

Tujuannya hanya satu, agar masyarakat atau warga tidak boleh meninggal gara-gara erupsi. “Oleh karena itu, evakuasi harus betul-betul ketat dilakukan. Dan ini sudah dilakukan oleh Pemda berama TNI, dan Polri. Jadi kita harus menyakinkan masyarakat,” tegasnya.

Kepala Humas Informasi dan Data BNPB Sutopo Purwo Nugroho menambahkan sirine dipasang sebagai sarana peringatan kepada masyarakat agar segera mengungsi atau menghindar dari bahaya letusan Gunung Agung.

“Sirine ini mampu melayani masyarakat dengan kekuatan bunyi bisa mencapai 2 kilometer. Sirine dibunyikan secara manual oleh petugas jaga yang terhubung ke Pos Komando Utama di Karangasem,” ujarnya dikonfirmasi Rabu (27/9).

Selain itu juga dipasang rambu-rambu evakuasi yang menginformasikan posisi di lapangan dari radius berbahaya. Peta radius berbahaya letusan Gunung Agung ditetapkan di peta. Di lapangan tidak ada tandanya sehingga masyarakat tidak tahu posisi sebenarnya dari radius berbahaya.

“Nantinya ada rambu tertulis , misalnya Anda saat ini berada di radius 9 km dari puncak kawah Gunung Agung”, dan lainnya,” tandasnya. (SID)

Edotor; Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment