46 Ekor Sapi Gunung Agung Ngungsi ke Bongan Tabanan

Beberapa ekor sapi yang diungsikan. Foto: bnn/nod.

Tabanan/BaliNewsNetwork-Sebanyak 46 ekor sapi milik I Komang Mudata warga Banjar Teges, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem yang terkena dampak status awas gunung agung, ikut diungsikan ke Banjar Bongan Jawa, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Tabanan.

Puluhan sapi tersebut dititipkan di galian C seluas satu hektar yang masih mangkrak. Sapi sapi itu ditunggui langsung oleh I Komang Mudata. Karena menurut Mudata yang ditemui Senin (25/09) ia tidur di sekitar galian C tersebut meskipun ia memiliki keluarga yang menikah di Des Bongan.

Mudata mengatakan, dirinya bersedia menitipkan sapi karena merasa kasihan jika sapi keluarganya harus ditinggal di Karangasem ataupun dijual secara murah. “Kasihan keluarga saya, lebih baik saya yang menjaga di sini sambil juga mengungsi,” ujarnya.

Terkait dengan biaya jaga apakah gratis? Mudita menyebutkan hal tersebut bisa diurus belakangan. Yang terpenting dirinya bisa membantu keluarganya menolong agar sapi-sapinya tidak dijual secara murah oleh para tengkulak. “Informasi penitipan sapi ini, saya dikasi tahu ipar dimana adik kandung saya menikah ke Tabanan tepatnya tinggal di Desa Bongan sehingga saya ke sini langsung di Galian C ini juga ada air sehingga lebih gampang,” bebernya.

Perbekel Desa Bongan, I Ketut Sukarta mengizinkan warga Karangasem yang menitipkan sapinya itu di bekas Galian C. Ini merupakan panggilan kemanusian yang sudah sepatutnya ditolong cepat. “Total sapi ada 46 ekor,” jelasnya. Selain sapi, sebanyak 121 warga dari Karangasem juga mengungsi tinggal menyebar di rumah warga yang ada di Desa Bongan. (Nod)

 

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment