Terlilit Hutang, Astawa Bunuh Pasutri Jepang

Tersangka I Putu Astawa diperlihatkan oleh Polresta Denpasar, Senin (18/09/2017). BNN/SID

Denpasar/balinewsnetwork.com-Dalam jangka waktu 14 hari, Polresta Denpasar berhasil menangkap pelaku pembunuh pasutri warga Negara Jepang bernama Matsuba Nurio WNA (76) dan istrinya Matsuba Hiroko (76) yang tewas terbakar pada Minggu, 3 September 2017 lalu.

Pelaku pembunuhan itu ternyata  I Putu Astawa (25), asal Negara yang merupakan warga yang tinggal tak jauh dari lokasi rumah korban di Perum Puri Gading, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali. Pelaku yang memiliki istri tengah hamil 4 bulan ini mengaku terlilit hutang sebesar Rp 10 juta. Kini pelaku terancam hukuman di atas 15 tahun penjara.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hady Purnomo mengatakan, motif pelaku menghabisi nyawa pasutri tersebut lantaran terlilit hutang. Motor pelaku terpaksa digadaikan namun pelaku tak mampu menebus atau membayar hutang sebesar Rp10 juta.

Dijelaskan, saat itu pelaku tengah berjalan-jalan di komplek perumahan tersebut, Minggu (3/9) sekitar pukul 08.00 Wita pagi. Melihat pintu terbuka, pelaku langsung masuk dan dengan cepat memeriksa ruangan rumah. Di lantai 2 pelaku melihat korban tengah membawa tas dan dompet berisikan uang.

“Motifnya hutang di Negara sana, sebesar Rp10 juta. Karena dia terlilit hutang tidak bisa mengembalikan maka dicari jalan pintas dengan sasaran pencurian. Maka dilakukanlah pencurian di rumah  itu. Karena korban perempuan (istri korban -red) melawan maka dia spontan melakukan pembunuhan,” ujar Kapolresta saat rilis di Mapolresta Denpasar, Senin (18/9).

Pelaku dijerat Pasal 365 dan 380 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun penjara. (SID)

Editor: Rahman Sabon Nama

Berita Terkait:

Pasutri Jepang Tewas Terbakar – Diduga Dibunuh

Diduga Digorok Dulu Lalu Dibakar – Pasutri Jepang Tewas Mengenaskan di Rumahnya

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment