Sidang Pembunuhan Anggota TNI : Diperiksa, Kedua Terdakwa Cari Selamat

Terdakwa Revo dan Fajar saat memberi keterangan di muka sidang (bnn/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwrok-Dua terdakwa kasus pembunuhan anggota TNI/AD, Yanuar Setiawan dan penganiayaan terhadap Muhamad Jauhari, Senin (18/9) kembali dihadirkan di persidangan.

Sidang pimpinan Hakim Made Sukereni itu sudah masuk pada agenda pemeriksaan terdakwa. Menariknya dalam sidang kedua terdakwa Revo Ashari Syah dan Fajar Hamadi terkesan cari selamat dan cenderung saling Serang.

Kedua terdakwa yang sebelum kejadian tidak saling kenal itu sempat memberi keterangan yang berbeda. Misalnya, terdakwa Fajar mengaku ingkut menghajar Jauhari karena menurut Revo, Jauhari adalah begal.

Namun Revo sebelumnya mengatakan tidak pernah mengatakan begal walau akhirnya mengaju juga bahwa kepada Fajar, Revo memang mengatakan ada begal dan sempat menodongnya.

Terdakwa Revo yang paling banyak ditanya dimuka sidang mengaku sebelum kejadian, sempat dibentak-bentak dan dicaci maki oleh seseorang yang diduga dari rombongan korban.

“Saya dikejar, dan saya dibentak-bentak, dikata-katain kasar,”ungkap Revo dimuka sidang. Namun entah kenapa, Revo akhirnya menghentikan motor yang dikendarai Yanuar Setiawan.”Saya dekati dia (Yanuar) malah saya dipukul,”ujarnya lagi.

“Setelah kamu dipukul, kamu ngapain,”tanya Hakim Made Sukereni. “Saya emosi dan saya balas pukul, selain saya pukul saya juga mendendang korban Yanuar,”jawab Revo. Setelah itu Revo mengaku pergi meninggalkan Yanuar.

“Saat saya tinggal korban sudah dikeroyok Dedi (DKDA) dkk,”lanjutnya. Ditakan pula, setelah pengerokan yang menyebakan Yanuar Tewas, datang korban Jauhari. Melihat Jauhari datang, Revo langsung memiting lehernya.

“Niat saya memiting leher Jauhari adalah untuk menyelamatkanya supaya tidak dikeroyok,”aku Revo. Tapi anehnya, saat Jauhari berhasil lepas dari pintinganya, datang terdakwa Fajar dan bertanya kepada Revo.

“Saya lihat ada rame-rame, saya tanyakan kepada Revo ada apa ini. Dia menjawab ada begal dan saya ditodong,”ujar terdakwa Fajar.

“Setalah mendapat jawaban ada begal, apa yang terdakwa lalukan,”tanya Hakim yang dijawab terdakwa langsung mengejar Jauhari dan menendang Jauhari. Setelah mendedang korban jauhari, Fajar langsung memutar kendaraanya.

“Saat saya kembali, saya lihat sudah banyak orang berkeremun. Saya bilang, sudah bubar,”kata Fajar.Sementara terdakwa Revo, dimuka sidang sempat mengaku meminta temanya yang bernama Jojo untuk mengantar korban Jauhari ke rumah saki.

“Saya sempat cari ke rumah sakit, tapi sampai disana banyak keluarga korban. Saya takut kemudian saya pulang dan menyerahkan diri ke polisi,”pungkasnya. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Berita Terkait :
Raydi Nobel : Usai Kejadian Revo Sempat Jeguk Korban ke Rumah Sakit

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment