Terlilit Hutang, Makelar Property Jualan Kokain

Ilustrasi (bnn/net)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Rudy Marcio (49), terdakwa dalam kasus kepemilikan kokain seberat 7,9 gram belum lama ini menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Dalam sidang, makelar properti ini didakwa dengan Pasal 111 ayat 1 dan Pasal 115 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dengandemikian, dia pun terancam mendapat hukuman paling lama 12 tahun penjara.

“Terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan 1 dalam bentuk tanaman,” Ungkap Jaksa I Gusti Ayu Putu Hendrawati dalam surat dakwaanya yang dibacakan dihadapan mejeli hakim yang diketuai Made Sukreni.

Disebut pula, terdakwa digerebek Polisi saat berada di kamar kost pacarnya yang beralamat  di Jalan Tirta Ening No. 15, Sanur Kauh, Selasa (20/7) lalu. Hebatnya terdakwa, barang haram miliknya itu disimpan dalam stabilo.

“Setelah stabilo itu dibuka ditemukan 4 klip yang didalam berisi serbuk putih narkotika jenis kokain dan sbilo warna orenge terdapat 5 klip yang juga berisi narkotika jenis kokain” beber jaksa dalam dakwaannya

Petugas lalu menggeledah tempat tinggal terdakwa  di Perum Puri Kesambi, Jalan Kesambi Kerobokan, Kuta Utara.

Ditempatini petugas mengamankan 4 paket kokain di saku celana jins yang digantung di belakang pintu kamar tidur terdakwa.

Saat dimintai keterangan, terdakwa mengakui bahwa barang terlarang tersebut miliknya untuk dijual. Diakuinya, narkotika jenis kokain itu didapat dari seorang WNA Australia bernama Allan (DPO).

Total keseluruhan kokain yang ditemukan dari tangan terdakwa mencapai 7,9 gram. Barang haram ini menurut terdakwa dibeli dengan harga Rp 1 juta per gram yang selanjutnya dijual kembali dengan harga Rp 1,5 juta.

Dariintrogasi di kepolisian sebelumnya, Rudy mengaku target edar kokain tersebut pada wisatawan mancanegara yang berlibur di Bali terutama di kawasan Kuta dan Sanur.

Hal ini dikarenakan terdakwa Rudy  sudah lama tinggal di Bali. Ia bekerja sebagai makelar properti dan sering berhubungan dengan warga negara asing. Untuk sekali transaksi dia mendapat keuntungan Rp 200 ribu.

Selain mengedarkan kokain, Rudy juga memakai kokain untuk dikonsumsi sendiri. Sementara alasan dia mengedarkan narkoba lantaran terlilit hutang.(pro)

Editor : Rumah Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment