Warga PAUD Ramaikan Kota Larantuka dengan Busana Adat Lamaholot, Bupati Flotim Puji Dinas PKO

Bunda PAUD Kabupaten Flores Timur, Ny. Lusia Gege Hadjon membawakan sambutannya di acara Parade Porseni dan Gebyar Anak Usia Dini, Selasa (12/09). Foto: bnn/emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) menggelar kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dan Gebyar Anak Usia Dini tingkat Kabupaten Flores Timur dalam gaya yang berbeda. Balutan busana adat khas Lamaholot Flores Timur mewarnai acara pembukaan Porseni dan Gebyar Anak Usia Dini, Selasa (12/09). Kondisi tersebut membuat Bunda PAUD Flotim, Ny.Lusia Gege Hadjon bangga. Demikianpun halnya Bupati Flotim, Antonius Gege Hadjon.

Bunda PAUD Flotim, Ny.Lusia Gege Hadjon sebelum mengayunkan bendera di acara pelepasan Parade Porseni dan Gebyar Anak Usia Dini tersebut mengungkapkan kebangaannya tatkala menyaksikan seluruh peserta serta seluruh komponen pendidikan dan unsur Muspida Flotim tampil dengan mengenakan busana adat Lamaholot Flotim.

Bupati Flotim, Anton Hadjon membawakan sambutannya dalam acara pembukaan Porseni dan Gebyar Anak Usia Dini. Foto: bnn/emnir.

“Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Flotim, saya sangat merasa bangga serta memberikan apresiasi karena kegiatan ini dikemas dalam nuansa Lamaholot. Luar biasa!,” ungkap Ny.Lusia Gege Hadjon.

Kebanggaan yang sama pun diungkapkan oleh Bupati Flores Timur, Anton Hadjon dalam sambutannya. Takjub melihat Anak Usia Dini serta para pendidik TK-PAUD, kepala UPT PKO, seluruh warga Dinas PKO dan unsur Muspida Flotim berbalutkan pakaian adat Lamaholot membuat Bupati Anton Hadjon tak henti-hentinya melayangkan pernyataan pujiannya kepada Dinas PKO Flotim atas kemasan acara yang menonjolkan kekayaan Lamaholot Flotim.

“Luar biasa Pak Kadis PKO. Mengapa saya tahan anggota koor ini untuk tidak turun dari panggung ketika saya menyampaikan sambutan saya? Saya bangga dengan tampilan semua, kita hari ini lengkap berbusana adat Lamoholot. Saya tidak mau berdiri di depan latar belakang yang hanya berupa selembar kertas baliho, namun saya ingin dilatari oleh indahnya pakaian adat kita. Makanya saya tahan anggota koor ini untuk tetap bersama saya di sini.” ucap Bupati Anton Hadjon yang diikuti gemuruh tepuk tangan peserta Porseni dan Gebyar PAUD.

Sebagaimana yang disaksikan balinewsnetwork.com, acara Parade Porseni dan Gebyar Anak Usia Dini mengelilingi sepenggal Kota Larantuka diikuti dengan riang oleh para pendidik dan anak TK-Paud dari 19 kecamatan di Flotim. Aneka yel-yel kebanggaan sekolah mereka pun dipamerkan dengan meriah dalam bentuk gerak dan tari. Semarak, mengundang warga Kota Larantuka memadati Taman Felix Fernandez tempat berlangsungnya acara tersebut. (Emnir)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment