Tusuk Pecalang, Jeruk Ditangkap  Saat Sembunyi dalam Lemari Baju

Tersangka Jeruk saat diamankan di Polsek Denbar. BNN/IST

Denpasar/balinewsnetwork.com-I Made Murdana (44) alias Jeruk ditangkap anggota Polsek Denpasar Barat atas kasus penganiayaan disertai penusukan kepada korban I Putu Sunartawan (51), pecalang, yang notabene tetangga pelaku di TKP Jalan Raganata, Banjar Liligundi, Ubung Kaja, pada Senin (11/9) lalu sekitar pukul 21.30 Wita.

Tersangka ditangkap pada Rabu (13/9) sekira pukul 15.00 Wita di rumahnya di Jalan Raganata No. 2 Banjar Liligundi, Ubung Kaja, Denpasar Utara. Pelaku sempat sembunyi di dalam lemari baju saat hendak ditangkap oleh petugas.

“Tersangka merupakan mantan anggota ormas Baladika. Usai kejadian pelaku melarikan diri, tidak pulang ke rumah. Kemudian setelah kita dapat informasi dari warga bahwa pelaku pulang ke rumah langsung kita ringkus yang bersangkutan yang tengah sembunyi di dalam lemari baju,” terang Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aan Saputra RA di Denpasar, Rabu (13/9).

Dijelaskan mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi ini, bahwa berdasarkan keterangan saksi I Wayan Sukarta (32), Senin (11/9) sekira pukul 21.30 Wita, saksi termasuk korban dan warga yang lain sedang melakukan aktifitas persiapan patroli malam. Tiba-tiba lampu banjar mati  dan saat itu terdengar suara tiang telepon berbunyi dan pelaku I Made Murdana datang ke banjar dengan maksud mencari korban.

Pisau taji diamankan dari tangan Jeruk

“Saat itu I Made Murdana mengatakan penghianat, “Siapa melapor” dan saat itu langsung menendang korban, dan korban lari lalu pelaku menusuk korban, korban mengalami luka di pinggang kanan setelah itu pelaku pulang ke rumahnya. Korban sempat dirawat di RS Sanglah,” terangnya menirukan keterangan saksi.

Sementara keterangan I Nyoman Arik Wirawan (41), Kepala Dusun Banjar Liligundi mengatakan, saat itu pelaku mencari korban dan terlihat pelaku marah terhadap korban. Pelaku terlihat menampar korban dan korban melompat dengan maksud menghindar. Saksi melihat pelaku memegang sesuatu di tangannya.

“Karena saksi takut, saksi menuju arah barat dari banjar, sekitar 5 menit pelaku lari dari TKP dan korban juga lari,” imbuh Kanit.

Soal motifnya, diduga berawal dari kasus tanah tempat banjar dimana I Made Murdana saat ini mengklaim tanah banjar tersebut merupakan miliknya.

“Dan saat ini I Made Murdana telah dikeluarkan dari banjar atas putusan rapat banjar yang tertuang dalam awig – awig banjar,” ungkapnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti sebilah pisau taji dengan gagang besi panjang 5 cm  dan sebuah tangkai atau pegangan kapak dari pipa besi. (SID)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment