64 Persen Pengguna Narkoba Tertinggi di Bali Pekerja Swasta

Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa saat menjadi narasumber utama dalam bimbingan teknis bidang P4GN di lingkungan swasta di Badung, Selasa (12/09). Foto: bnn/ist.

Badung/BaliNewsNetwork-Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa mengatakan, klasifikasi tersangka kasus narkotika tahun 2017 berdasarkan profesi yang telah diamankan oleh BNN Provinsi Bali, pekerja swasta diurutan pertama.

“Dengan jumlah 25 orang dari 40 orang, yang artinya 64% adalah pegawai lingkungan swasta. Dengan kelompok usia produktif rentang 20-30 tahun sebanyak 20 orang,” ujarnya saat menjadi narasumber utama dalam Bimbingan Teknis Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Lingkungan Swasta dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Badung, Selasa (12/09).

Ia menjelaskan, kalangan swasta berada di urutan pengguna teratas disebabkan beberapa faktor seperti kemampuan finansial, adanya tekanan pekerjaan, doping untuk meningkatkan stamina kerja. Tingkat stres tinggi memicu individu untuk menggunakan narkoba. Selain itu informasi keliru yang menyatakan bahwa narkoba dapat meningkatkan stamina dan memberikan rasa senang serta percaya diri bagi penggunanya.

Foto: bnn/ist.

“Beberapa peran strategis swasta dalam upaya P4GN, diantaranya mengimplementasikan pembangunan berwawasan anti narkoba di lingkungan kerja, memberikan pembinaan penyuluhan narkoba, berpartisipasi aktif lewat kegiatan CSR, deteksi dini penyalahgunaan narkoba melalui tes urine, serta membentuk satgas anti narkoba di lingkungan kerja” ujarnya didampingi Kepala BNN Kabupaten Badung AKBP Ni Ketut Masmini.

Menurutnya, kesuksesan sebuah perusahaan tidak lepas dari peran serta pegawai dan lingkungan kerjanya. Perusahaan sebaiknya dapat menyelenggarakan berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pegawai dan peningkatan hidup sehat di lingkungan kerja, salah satunya dengan memberikan informasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Lingkungan karyawan yang sehat dan bersih dari narkoba tentu menunjang terlaksananya target perusahaan secara maksimal,” pungkasnya.

Giat Bintek dihadiri oleh 30 orang manajer perusahaan ternama se-Badung. (Sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment