KM Cahaya Nirmala II Alami Kebocoran di Perairan Celukan Bawang, Heli SAR Diturunkan

Tim SAR menurunkan Heli dan kapal untuk mencari keberadaan KM Nirmala II yang alami kebocoran di perairan Celukan Bawang, Buleleng, Senin (11/09). Foto: bnn/ist.

Buleleng/BaliNewsNetwork-Kapal motor pengangkut barang mengalami kebocoran di sekitar 10 mil utara dari Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (11/09) pukul 00.45 Wita. KM Cahaya Nirmala II bertolak dari Surabaya pada hari Sabtu (09/09) pukul 17.00 Wib hendak menuju Bima. Jika kecepatan 7 Knot, estimasi lamanya pelayaran hingga tiba di Bima adalah 2-3 hari.

Kantor SAR Denpasar mendapatkan laporan kecelakaan pelayaran tersebut sekitar pukul 01.00 Wita dini hari tadi. Abdi, yang merupakan anak dari Ibrahim (kapten kapal) menginformasikan bahwa kapal nahas tersebut ber-POB sekitar 12 orang, namun ia tak bisa memastikan jumlah tersebut. Sementara itu ciri-ciri kapal berwarna putih, hitam, abu-abu dengan panjang 23 meter.

Basarnas Kantor SAR Denpasar segera mengerahkan KN SAR Arjuna dengan jumlah personil 20 orang. Usai melakukan persiapan, KN SAR Arjuna lepas sandar dari Pelabuhan Celukan Bawang pada pukul 02.40 Wita menuju lokasi diduga kapal mengalami kebocoran. Setelah 1,5 jam berlayar, kapal sudah mendekati lokasi, untuk selanjutnya melaksanakan penyisiran ke arah timur, barat, hingga ke utara.

Foto: bnn/ist.

Operasi SAR juga mengerahkan SRU udara menggunakan Heli SAR BO 105 dan penambahan SRU laut dengan RIB 11 meter. Kondisi di sekitar area pencarian mendung, angin kencang dan ketinggian alun mencapai 2 meter.

Upaya lain juga telah dilakukan dengan mengkoodinasikan kepada SAR terkait, agar kapal yang melintasi perairan tersebut memberikan pertolongan jika menemukan korban. Koordinasi juga dilakukan dengan Polairud, KSOP, KPLP dan pos AL Celukan Bawang.

Kepala Kantor SAR Denpasar, Ketut Gede Ardana, S.E. selaku SMC (SAR Mission Coordinator) ikut langsung mengendalikan operasi SAR di lokasi. Pada pukul 08.50 Wita SMC on board di Heli SAR BO 105, turut melakukan pencarian melalui udara.

“Tim SAR telah berupaya maksimal dengan mengerahkan SRU laut dan SRU udara, sampai dengan saat ini masih belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ungkapnya, Senin (11/09).

Pemilik kapal, Arianto sudah berusaha menghubungi Muchtar sebagai Mualim II namun tidak bisa tersambung. Koordinasi Kantor SAR Denpasar dengan Arianto melalui sambungan telepon terus dilakukan untuk memastikan perkembangan kondisi seluruh ABK KM Cahaya Nirmala II.

Dengan kondisi alun kurang bersahabat, upaya penyisiran di perairan Celukan Bawang masih berlanjut. Kepala Seksi Operasi SAR Kantor SAR Denpasar, Gede Darmada, turun langsung melakukan pencarian menggunakan RIB 11 meter bersama 4 tim rescue lainnya.

Hingga pukul 10.45 Wita luas area pencarian yg direncanakan sekitar 131,68 Nm. Sampai dengan berita ini diturunkan, operasi SAR belum memberikan hasil, masih belum ada kejelasan tentang keberadaan KM Cahaya Nirmala II begitu juga dengan nasib para ABK-nya. (Sid)

 

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment