Polisi Minta Jenazah Pasutri Jepang Diautopsi, Sanglah Tunggu Dulu

Ilustrasi. Foto: bnn/ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kepala Bagian Forensik RSUP Sanglah, dr Dudut Rustiadi mengatakan sudah menerima permintaan autopsi dari pihak kepolisian untuk mengautopsi jenazah pasangan suami istri asal Jepang yang tewas terbakar di rumahnya di Perumahan Puri Gading, Jimbaran, Badung, pada Senin (04/09) lalu.

Pihaknya mengaku menerima surat permintaan untuk mengautopsi jenazah korban pada Rabu 6 September 2017. “Kemarin sore suratnya baru kami terima,” katanya dikonfirmasi Kamis, (07/09). Meski demikian, pihaknya juga masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga korban.

Dia mengatakan, bahwa keluarga korban sudah datang ke Rumah Sakit Sanglah. “Kemarin malam keluarga korban ke sini. Tapi kami belum bertemu dengan mereka. Ya saat ini kami juga menunggu persetujuan dari pihak keluarga,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasutri Jepang Matsuba Nurio (76) dan Matsuba Hiroko (76) ditemukan dalam keadaan terbakar dilantai dua dirumahnya di Perumahan Puri Gading, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pada Senin 4 September 2017 lalu.

Hasil pemeriksaan luar tubuh korban, hampir 65 persen terbakar, selain itu juga ditemukan luka-luka tusuk dan iris seperti digorok.

Kedua korban tinggal di Bali kurang lebih selama lima tahun, dan orangnya terkenal baik dengan teman-temannya. Semasa hidup, kakek nenek ini lebih sering di dalam rumah, mereka sering membuat lukisan kaligrafi (huruf jepang-red). (Sid)

 

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment