Berkas Hampir Rampung-Penyidik Cukup Intens Jalin Komunikasi dengan BPKP

I GNA Kusumayasa Diputra (bnn/dok)

Denpasar/BaliNewsNetwrok-Berkas kasus dugaan korupsi pembangunan senderan Tukad Mati tinggal selangkah lagi rampung.

Dengan demikian, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar hanya tinggal menunggu penghitungan kerugian negara dari BPKP untuk menahan tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasi Intel/Humas Kejari Denpasar IGAN. Kusumayasa Diputra yang dihubungi membenarkan bila pemperkasan kasus ini sudah tinggal selangkah lagi.

“Pemberkasan sudah hampir selesai. Sekarang tinggal melengkapi saja,”katanya, belum lama ini. Sementara disinggung mengenai hasil penghitungan kerugian negara yang hingga saat ini belum turun, Kusumayasa optimis bila BPKP tidak lama lagi memberikan hasil penghitunganya.

Optimis, karena antara tim penyidik dengan pihak BPKP sangat intens dalam menjalin komunikasi.”Penyidik sangat intens dalam menjalin komunikasi dengan pihak BPKP.

Kita tunggu saja ya,”pungkasnya. Seperti diketahui, dalam kasus ini penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar sudah menetapkan tiga orang tersangka.

Tiga tesangka itu adalah IWS dari pihak rekanan yaitu PT. Undagi Jaya Mandiri, IWS selalu PPTK dan AA. GD. Diketahui pula, dalam kasus dengan nilai proyek senilai Rp 2,3 miliar, negara diperkirakan dirugikan Rp 700 juta.

Namun untuk kepastian kerugian negara, Kejari masih menunggu hasil penghitungan dari pihak BPKP.(rsn)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment