Tagih Kerugian di Proyek Pasar Larantuka, Bupati Flotim Tunggu Kehadiran Kontraktor

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Flotim Fransiskus Ciku Fernandez. BNN/DOK

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Pemeritah Daerah Flores Timur telah melayangkan surat permintaan pengembalian kerugian negara dalam proyek pembangunan pasar Larantuka kepada direktur PT Jaflorindo Utama. Kni, Pemda Flotim menanti kehadiran pimpinan perusahaan, Johan Hekni untuk menunaikan kewajibannya tersebut.

Bupati Flores Timur Anton Gege Hadjon ketika dikonfirmasi BaliNewsNetwork.com di kantor DPRD Flotim usai sidang DPRD, Kamis (31/8) mengungkapkan pihaknya kini menunggu kehadiran rekanan yang telah membuat negara rugi sebesar Rp.1.050.000.000 dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan pasar Larantuka.

Proyek pasar Larantuka yang dibiayai dengan dana Tugas Pembantuan Tahun Anggaran dengan nilai kontrak Rp 9.441.541.000 tersebut kini berdiri dengan kondisi babak belur.

Selain rusak diterpa badai pada awal Pebruari 2017, banyak ornament dari bangunan itu yang telah rusak akibat lari jauh dari RAB.

Pemda Flotim terpaksa harus menanggulangi anggaran perbaikannya pasca aset pusat tersebut diserahkan ke Pemda Flotim.

Faktor force majeur yang selalu didengungkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Flores Timur Fransiskus Ciku Ferrnandez kala itu pun sirna ketika Wakil Bupati Agus Payong Boli merekomendasikan pihak Inspektorat Daerah untuk melakukan audit ketika dirinya melihat langsung fisik proyek itu.

Ternyata ada sebanyak Rp 1.050.000.000 yang telah berhasil dibawah pergi Kontraktor PT Jaflorindo Utama bersama hak keuntungan 10 persen dari nilai kontrak tersebut.

Diduga kuat Fransiakus Ciku Fernandes, sang Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ikut “bermain” dalam kasus ini. Dugaan ini semakin kuat karena Bupati Anton Hadjon sudah memerintahkan Irda Flotim untuk memeriksa Ciku Fernandez. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment